Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

vjay

Official Writer
380


Pengadilan Polandia memvonis gereja untuk membayar kompensasi kepada korban pelecehan seksual oleh pendeta Katolik sejumlah 1 juta zloty atau sekitar $268.000, dan menyatakan bahwa Gereja Katolik Polandia bertanggung jawab atas kejahatan pendetanya. 

Keputusan pengadilan Polandia ini menambah daftar panjang kejahatan pelecehan seksual yang dilakukan oleh para imam Gereja Katolik di berbagai penjuru dunia seperti di Chili, Amerika Serikat, Australia dan Irlandia. 

Ini bukan pertama kalinya pengadilan Polandia menjatuhkan vonis bersalah kepada Gereja Katolik dan memerintahkan membayarkan kompensasi. Pada bulan Januari 2018 lalu, vonis serupa juga diberikan atas kasus pelecehan seksual pada seorang wanita yang dilecehkan sewaktu ia kecil. 

Baca juga : 

Bukan Karena Pihak Lain, Paus Sebut Kehancuran Gereja Kebanyakan Terjadi Karena Hal Ini….

Paus Fransiskus Sebut Iman Harus Disertai Perbuatan, Bukan Cuma Kata-kata

Selain kompensasi 1 juta zloty, gereja juga harus membayar tunjangan hidup sebesar 800 zloty setiap bulan atau sekitar 3,2 juta rupiah. 

Menurut berita yang dirilis Reuters,com, kantor berita local PAP melaporkan bahwa kasus ini dilaporkan pada tahun lalu, dimana seorang pendeta menyekap dan memperkosa gadis 13 tahun selama 10 bulan sewaktu menjabat sebagai pendeta di sebuah gereja yang terletak di barat laut Polandia. Pelaku ditangkap pada tahun 2008 dan dijatuhi hukuman 4 tahun penjara pada tahun 2010 lalu. 

Korban menolak tawaran keuangan dari jemaat yang kemudian menuntut ke pengadilan lembaga The Society of Christ Fathers for Poles Living Abroad.

"Ini pertama kalinya pengadilan di Polandia mengakui bahwa Gereja terlibat dalam kejahatan seperti itu,” demikian komentar Marek Lisinski, pemimpin yayasan “Nie lekajcie sie” yang menolong para korban pelecehan seksual oleh pendeta, kepada Reuters. 

Menurut Lisinski, hal ini akan memberikan keberanian kepada para korban lainnya untuk berjuang menuntut keadilan dan iman untuk menang melawan “moloch”. Lisinski merujuk kata “moloch” kepada para imam dan pendeta yang melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak, kata “moloch” sendiri adalah nama berhala orang Kanaan yang menuntut korban anak-anak. 


Sumber : Reuters.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

1 Answer

Marcelina Mega 6 December 2018 - 22:53:44

Pacaran dengan sepupu

0 Answer


chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Febe Widyawati 29 November 2018 - 22:08:03
Saya mohon bantuan doanya supaya pergumulan saya t... more..

Banner Mitra Week 2


7228

advertise with us