Antisipasi Gejolak Politik, Sidang Sinode GBI Mundur hingga 2019

Antisipasi Gejolak Politik, Sidang Sinode GBI Mundur hingga 2019

daniel.tanamal Official Writer
2572

Mengantisipasi adanya gejolak politik saat masa kampanye menuju Pemilihan Presiden (Pilpres 2019), Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) mengambil keputusan untuk memundurkan Sidang Sinode GBI, yang dalam rencana awal dilaksanakan pada 23-26 Oktober 2018, menjadi 27-30 Agustus 2019.

Keputusan ini diambil dan ditetapkan dalam rapat BPH Sinode GBI, di Graha Bethel Jakarta, Selasa (19/9/2018). “Kita menunda karena dikhawatirkan, mulai 18 Oktober sudah mulai kampanye Pilpres, kondisi politik menghangat, kita antisipasi jauh-jauh hari sebelumnya. Mencegah kawan-kawan khawatir tidak datang dan lain sebagainya, maka kita antisipasi. BPH bersama ketua-ketua DPD hari ini telah membicarakan dan memutuskan hal tersebut,” ujar Ketua Umum Sinode GBI Pendeta Japarlin Marbun, didampingi Sekretaris Umum Pendeta Paul Rudyanto Widjaja, dan Bendahara Umum Pendeta Suyapto Tandyawasesa, dalam konferensi pers bersama awak media seusai rapat tersebut.

Japarlin menjabarkan bahwa dalam pengambilan keputusan ini, BPH bekerja sesuai dengan mekanisme yang ada, yaitu mendengarkan masukan Majelis Pertimbangan BPH GBI, untuk setelahnya  BPH GBI mengundang pertemuan dengan Ketua-ketua BPD GBI se-Indonesia. Dalam rapat pertemuan tersebut, dihadiri oleh 28 Ketua BPD GBI se-Indonesia dari 34 BPD.

Hampir semua BPD menyetujui perihal penundaan ini, kecuali 1 BPD yang akan berkonsultasi dengan jajarannya. Akan tetapi Mayoritas BPD yang menyetujui, telah otomatis dianggap kuorum, dan kebijakan memundurkan sidang sinode ke-16 ini pun ditetapkan.

Dengan keputusan ini, Japarlin berharap Sidang Sinode nantinya akan berjalan lengkap dengan para perwakilan dan situasi yang kondusif. "Para Pendeta bisa saja tidak bisa hadir ke persidangan oleh karena tensi politik. Tahun depan, 2019 Sinode digelar dalam situasi yang kondusif," tutupnya.

Sumber : Daniel Tanamal - Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami