Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

1717387258563145

Official Writer
281


Keguguran  adalah kondisi kematian fetus atau janin, sebelum mencapai usia 20 minggu kehamilan. Seringkali, keguguran juga dapat terjadi saat sang ibu belum menyadari dirinya tengah hamil.  Kebanyakan, keguguran terjadi sebelum kehamilan mencapai usia 13 minggu.

Keguguran, biasanya tidak mengganggu kehamilan selanjutnya. Setiap wanita yang pernah mengalami keguguran, masih dapat hamil kembali. Namun, pada beberapa wanita yang pernah mengalami keguguran lebih dari sekali, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengetahui penyebab utamanya.

Kamu perlu waspada pada kehamilanmu jika terjadi kram pada perut seperti sedang datang bulan, diikuti dengan bercak darah keluar dari vagina. Namun, timbulnya gejala awal tersebut bukan berarti kamu sedang mengalami keguguran ya. Saat keguguran terjadi, umumnya akan mengalami pendarahan, keluarnya gumpalan darah, rasa mual dan kram pada perut.

Biasanya, keguguran tidak terjadi secara tuntas dan plasenta bisa jadi masih tertinggal di dalam rahim. Jika ini terjadi, dokter akan meminta kamu untuk melakukan prosedur yang akan  mengangkat jaringan yang tertinggal. Agar tak mengganggu kehamilan berikutnya dan menghindari tumbuhnya miom dalam rahim.

Setelah proses kuret, diperlukan bed rest, karena kondisi tubuh akan terasa tidak nyaman, baik dari segi fisik dan psikis. Biasanya pendarahan juga akan terjadi selama seminggu. Hindari melakukan aktivitas seksual saat pendarahan belum berhenti total.

Dan biasanya orang yang sudah mengalami keguguran nggak bisa langsung hamil, membutuhkan waktu 2 bulan untuk hamil kembali supaya kondisi rahimnya membaik.

 

Nah, keguguran sendiri bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. Berikut menurut dokter GM. Silvia. M, Msc:

1. Kelainan pada rahim

Setelah pembuahan janin mengalami sebuah mekanisme penempelan pada dinding rahim, dan hal ini bisa terjadi secara alami. Tapi bisa saja terjadi kelainan pada rahim itu sendiri, misalnya permukaannya yang mengakibatkan janin susah menempel sehingga terjadi keguguran.

2. Penyakit Imunitas

Penyakit imunitas adalah penyakit yang terjadi dimana  sperma yang masuk ke dalam rahim bisa dianggap sebagai benda asing oleh tubuh. Sehingga antibodi tubuh terus menerus menyerang.

Bila seseorang wanita  mengalami penyakit imunitas, tentu janin nggak akan bisa terus bertahan karena diserang oleh sistem kekebalan tubuh. So jagalah kesehatan tubuhmu!

3. Adanya PCOS (Polycystic ovary sydrome)

PCOS atau disebut juga sebagai Sidrom ovarium polikistik merupakan sebuah kondisi dimana terjadinya sebuah peningkatan kadar testosteron di dalam tubuh seorang perempuan.

Akibatnya adalah menstruasi menjadi nggak normal dan sel telur pun keluar pada waktu kurang tepat atau kurang matang.

Sehingga janin nggak bisa menempel sempurna, meskipun sudah pembuahan. Saat itulah terjadi keguguran.

Nah, itulah 3 hal penyebab keguguran yang harus kita waspadai.  Pastikan sebelum program hamil, kamu sudah memeriksa kondisi rahim, juga kesehatan kamu dan teruslah menjaga kandungan kamu dengan rutin memeriksa ke dokter.

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

iqbal rahmat 19 November 2018 - 21:26:59

The underlined word refers to

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:51:28

siapakah diri kita

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:48:05

kebaikan Tuhan

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7220

advertise with us