Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
539


Bagi kita yang tinggal di Indonesia mungkin gak kenal dengan pohon ini. Namanya Mojuk. Ya, ini adalah sejenis pohon bambu. Pohon yang satu ini banyak tumbuh di kota Chengdu, Tiongkok.

Proses pertumbuhan pohon ini terbilang unik. Konon, setelah bibitnya disebar, pohon ini tidak akan menunjukkan perubahan apapun selama lima tahun selain mengeluarkan sebuah tunas kecil. Menjelang berakhirnya tahun kelima, barulah pohon tersebut tumbuh dengan pesat hingga puluhan sentimeter dalam sehari dan mampu tumbuh hingga setinggi hampir 25 meter.

Menajubkan? Tentu saja. Sebenarnya, selama lima tahun pertama Mojuk bukannya tidak tumbuh. Benih pohon ini sebenarnya sedang memperkokoh akarnya di dalam tanah dan membuat persiapan untuk melakukan lompatan. Dan saat waktunya tiba, tunasnya akan tumbuh dengan pesat dan lebih tinggi daripada pohon lainnya.

Baca Juga :

Bambu Dan Pakis

Belajar dari Bambu

Sadar atau tidak, pertumbuhan rohani kita sebenarnya mirip sekali dengan Mojuk. Jadi pribadi yang beriman dan percaya kepada Yesus bukanlah proses yang bisa kita dapat dalam sehari. Kita perlu waktu berhari-hari, berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun untuk dikuatkan akarnya. Akar ini bicara tentang pengenalan kita akan Tuhan dan pemahaman kita akan firman-Nya. Saat akar kita sudah terbentuk kuat, maka kita akan jauh lebih kuat dalam menghadapi tantangan yang ada di sekitar kita.

Selama pembentukan akar, karakter dan sikap kita juga dibentuk. Sehingga selama menjalani proses tersebut, pola pikir kita akan diubahkan dan kita tak lagi jadi pribadi yang tidak stabil (unstabil) atau dalam istilah labil dan berubah-ubah.

Tanpa melewati proses, kita hanyalah benih yang jatuh dipinggir jalan, yang bertunas lalu layu dan kering karena akarnya tidak tertancap ke dalam tanah (Matius 13: 5-6). Mojuk adalah pohon yang harus menghabiskan waktu selama lima tahun untuk bisa muncul di permukaan tanah dan tumbuh jauh lebih tinggi dari pohon lainnya. Prosesnya tidak cepat tentunya, karena benihnya di tanam di tanah yang baik dan bertumbuh (Matius 13: 8).

Jadi, saat ini mari memeriksa kembali diri kita. Apakah kita sudah tumbuh seperti pohon Mojuk? Atau apakah kita hanyalah pribadi yang gak punya daya tahan karena saat tantangan tiba, kita malah memilih menyerah dan tak lagi percaya Tuhan.

“Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.” Matius 13: 8

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

iqbal rahmat 19 November 2018 - 21:26:59

The underlined word refers to

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:51:28

siapakah diri kita

0 Answer

john barnes 19 November 2018 - 09:48:05

kebaikan Tuhan

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7220

advertise with us