Mendirikan Komunitas Yang Positif Dan Mendukung Pribadi, Yuk Lakukan 6 Langkah Ini

Single / 3 September 2018

Mendirikan Komunitas Yang Positif Dan Mendukung Pribadi, Yuk Lakukan 6 Langkah Ini
Sumber: foxnews.com
Inta Official Writer
3988

Sebagai makhluk sosial, manusia memang perlu sebuah komunitas. Terlebih buat kita orang percaya, sebuah komunitas rohani yang membangun sangatlah penting untuk kita. Setiap kita membutuhkan dukungan untuk bertumbuh, baik secara rohani maupun jasmani.

Kita tidak bisa bertumbuh sendiri, seperti Pengkhotbah 4:9-10, "Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!"

Biar kita nggak bertumbuh dalam komunitas yang salah, yuk simak beberapa langkah berikut saat kita hendak membangun sebuah komunitas sendiri.

1. Miliki tujuan yang jelas tentang komunitas yang kita mau

Coba tanyakan kepada diri sendiri, apa sih tujuan utama kita masuk ke dalam komunitas ini? Bisa saja karena kita membutuhkan mereka yang bisa mendukung kita dalam segi rohani, profesional, atau hal yang lainnya. Keinginan kita yang jujur ini merupakan langkah awal untuk mencari komunitas yang paling tepat. Lewat tujuan yang jelas, kita bisa merencanakan setiap detailnya kemudian.

2. Cari tahu seperti apa yang kita inginkan untuk berada di komunitas tersebut

Siapakah yang kita inginkan bisa berada dalam komunitas ini? Seperti apa orang yang kita cari untuk komunitas yang kita bangun ini? Sebuah komunitas bisa berkembang saat ada orang yang punya kesamaan tujuan, nilai, padangan, masalah, atau bisa juga sebuah ketakutan yang sama.

3. Logistik

Bagi sebagian orang, mereka lebih memilih untuk berkumpul di akhir pekan. Sebuah lingkungan yang kondusif juga akan sangat membantu kita menciptakan sebuah kedekatan antar anggota komunitas. Kita harus bisa menyediakan sebuah wadah yang nyaman untuk seluruh anggota komunitas. Buatlah sebuah forum pertanyaan untuk mendapat insight soal komunitas seperti apa yang diinginkan oleh anggota yang lainnya.

4. Pakailah cara yang kreatif untuk menjangkau anggota komunitas

Kini, waktunya kita mencari cara untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain. Era digital ini menawarkan banyak kemudahan. Ada banyak komunitas di luar sana yang menggunakan Instagram atau Facebook sebagai media mereka berkomunikasi.

Survey bisa menjadi salah satu cara yang paling baik untuk memulai sebuah komunitas. Amati komunitas-komunitas terdahulu yang sudah pernah ada, kemudian tiru cara mereka, terakhir, modifikasi atau berikan inovasi atau perbedaan antara komunitas yang lama dengan yang baru.

5. Buat sebuah panduan untuk menciptakan komunikasi yang efektif

Ingatlah kalau komunitas bukanlah selalu tentang kita. Pendapat atau pengalaman kita tidak selalu menjadi hal penting saat kita memutuskan untuk membangun sebuah komunitas. Sebagai pemimpin, kita harus punya tanggung jawab kepada anggota agar bisa terbuka pada kita. Kita bisa membuka sebuah ruang diskusi antar anggota guna mendapatkan sebuah komunikasi yang nyaman antar anggota.

6. Komunitas yang baik terjadi karena ada pribadi yang menaruh hati pada komunitas tersebut

Membangun sebuah komunitas harus didasarkan kejujuran antar anggota dan kita sebagai pendirinya. Misalnya saat kita mendirikan sebuah komunitas rohani, ingatlah kalau komunitas ini bukanlah untuk memperoleh keuntungan atau keinginan pribadi lainnya, melainkan untuk Tuhan dan kasih. Dedikasi yang kita berikan untuk komunitas ini bisa mendorong seluruh anggota komunitas mencapai tujuan dengan sukses.

Menciptakan sebuah komunitas bisa menjadi jalan untuk sebuah persahabatan baru, untuk menemukan lebih banyak kesempatan, mengurangi rasa takut, sekaligus untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sumber : mindandbodygreen
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?