Ini 3 Sikap yang Harus Gereja Lakukan untuk Jaga Toleransi Menurut Menag

Ini 3 Sikap yang Harus Gereja Lakukan untuk Jaga Toleransi Menurut Menag

Lori Official Writer
2524

Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) di Jakarta pada Selasa, 7 Agustus 2018 kemarin, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen, Thomas Pentury menyampaikan pesan penting dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dia menyebut peran serta gereja penting untuk mendukung toleransi umat beragama di Indonesia.

Katanya, “Menag menyampaikan tiga sikap gereja yang perlu ditumbuhkembangkan dalam merawat toleransi itu,” ucap Thomas, seperti dilansir Kemenag.go.id, Selasa (7/8).

Dia lalu menuturkan tiga sikap yang dimaksud tersebut diantaranya adalah sikap gereja untuk mendukung terciptanya kerukunan dan persaudaraan sejati dalam kebersamaan dengan agama dan kepercayaan. Kedua, gereja perlu menumbuhkembangkan sikap menghargai agama dan kepercayaan lain sebagai ungkapan toleransinya.

“Ketiga, gereja perlu membangun kebersamaan dan sikap terbuka terhadap agama dan kepercayaan lain melalui dialog,” lanjutnya.

Baca Juga : Gereja Terdalam di Dunia Rupanya Ada di Papua Loh! Begini Bentuknya…

Dia juga berpesan supaya tokoh agama dan umat Kristenbisa menjadi pelopor pemersatu bangsa. Serta bisa menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada di tengah bangsa. “Caranya dengan mendukung lewat doa dan partisipasi aktif berbagai kebijakan dan program pemerintah,” jelasnya.

Thomas menegaskan bahwa menjaga moderasi dan kerukunan umat beragama sangat penting. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal ini adalah dengan menegakkan aturan dan etika bersama baik secara internal maupun antarumat beragama.

“Para pemimpin umat beragama perlu membangun harmoni sosial dan persatuan nasional,” tandasnya.

Seperti diketahui, Rapimnas PGLII ini sekaligus menjadi momen untuk menggelar Hari Ulang Tahun PGLII yang ke-47 tahun. Karena itu dukungan PGLII sangat diperlukan untuk mewujudkan kerukunan beragama di Indonesia.

Sumber : Kemenag.go.id/jawaban.com

Ikuti Kami