Biaya Perjalanan Suci ke Yerusalem Mahal, Politisi Partai Gerindra ini Salahkan Pemerintah

Biaya Perjalanan Suci ke Yerusalem Mahal, Politisi Partai Gerindra ini Salahkan Pemerintah

Budhi Marpaung Official Writer
1927

Walaupun mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam, tetapi jumlah penduduk yang beragama Kristen di negeri ini juga termasuk banyak. Namun, menurut politisi partai Gerindra Nikson Silalahi pemerintah tampak tidak memberikan perhatian khusus pada hal-hal terkait umat Kristen. Contoh nyatanya terkait perjalanan suci ke Yerusalem. 

“Terlihat dari mahalnya biaya yang harus dikeluarkan, serta sulitnya surat-menyurat perizinan” ujar Nikson Silalahi seperti dikutip dari laman sp.beritasatu.com.


(Nikson Silalahi / Sumber: medanbisnisdaily.com)

Padahal, ungkap Sekretaris Jenderal Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) ini, perjalanan rohani ke Yerusalem adalah kerinduan setiap umat Kristen di Indonesia bahkan di dunia.

Nikson menegaskan bahwa dirinya akan memperjuangkan agar umat Nasrani dapat mengobati kerinduannya untuk dapat melakukan perjalanan rohani ke kota yang berada di Timur Tengah tersebut.

Baca Juga: Mengenai Yerusalem, Pdt. Gomar: Demi Perdamaian Dunia, Saya Mengorbankan Klaim Kebenaran Saya

Seperti diketahui, Yerusalem adalah kota suci bagi tiga agama di dunia yakni Kristen, Islam, dan Yahudi. Kota yang tercantum di Alkitab ini belum lama menjadi perhatian warga dunia setelah Presiden Amerika Serikat George Bush secara terbuka mengumumkan pemindahan Kedutaan Besarnya ke Yerusalem. 

Sumber : Suara Pembaharuan; Jawaban.Com
Halaman :
1

Ikuti Kami