Makin Sengit, Gereja Katolik Filipina Balas Duterte Dengan Ajak Jemaat Doa Puasa 3 Hari

Makin Sengit, Gereja Katolik Filipina Balas Duterte Dengan Ajak Jemaat Doa Puasa 3 Hari

Puji Astuti Official Writer
2123

Setelah sebelumnya Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengecam gereja Katolik Filipina dan bahkan menghina Tuhan dengan pernyataan yang tidak pantas, akhirnya kelompok Catholic Bishops’ Conference of the Philippines mengajak masyarakat berdoa dan berpuasa selama tiga hari.

“Pada 16 Juli 2018 pada perayaan Blessed Mother of Mt.Carmel, gunung yang berhubungan dengan tantangan kepada Nabi Elia, mari kita luangkan waktu untuk berdoa dan melakukan perenungan, memohon anugerah dan keadilan atas dia yang telah menghujat Nama Tuhan yang Kudus, atas dia yang memfitnah dan menjadi saksi dusta, dan dia yang melakukan pembunuhan atau membenarkan pembunuhan sebagai cara memerangi kriminalitas di negeri kita,” demikian bunyi pernyataan mereka yang dikutip oleh Christianpost.com.

Selain berdoa dan melakukan perenungan, mereka juga mengajak untuk berdoa dan berpuasa mulai 17 – 19 Juli 2018. Pernyataan itu ditandatangani oleh Presiden CBCP yaitu Uskup Davao, Ramulo Valles.

Baca juga : 

Minta Bukti Keberadaan Tuhan, Apakah Duterte Kepahitan Pada Tuhan dan Gereja?

Lagi-lagi, Presiden Duterte Semprot Gereja Katolik Filipina Soal Masalah Ini…

Sekalipun surat pernyataan itu tidak menulis secara langsung nama Duterte, namun menyebutnya sebagai orang yang menganggap “iman Kristen sebagai omong kosong.”

“Kepada dia yang di dunia ini menyombongkan hikmatnya sendiri, dia yang secara arogan menganggap dirinya bijak dengan pemikirannya sendiri dan iman Kristen sebagai omong kosong, dia yang menghujat Tuhan kita sebagai bodoh, tulisan Santo Paulus menyatakan, ‘Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.’ (1 Korintus 1:25).”

Pernyataan ini dibuat setelah 80 uskup aktif melakukan rapat umum ke-117, di Pope Pius XII Catholic Center di UN Avenue di Manila pada 7-9 Juli 2018 lalu. 

Sumber : Christianpost.com

Ikuti Kami