Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

vjay

Official Writer
461


Penyedia aplikasi sosial media Tik Tok rupanya kerja keras agar kembali eksis di tengah masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan terbangnya beberapa bos aplikasi Tik Tok ke Indonesia untuk menemui Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pada Rabu (4/7/2018) lalu. Tidak hanya itu, perwakilan Tik Tok di Indonesia juga menemui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) demi membuat aplikasi ini ramah anak. 

Walau demikian pihak Tik Tok sendiri mengakui bahwa aplikasi tersebut selama ini membebaskan berbagai konten negatif bahkan konten porno. 

"Mereka mengakui bahwa itu konten negatif," ungkap Menkominfo Rudiantara di Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (4/7/2018) seperti dikutip Detik.com.

Pihak Tik Tok yang menemui Menkominfor adalah SVP of Bytedance Zhen Liu, President Tik Tok Alex Zhu, SVP & CEO Tik Tok Nan Zhang, Head of Legal Tik Tok Yujie Chang, dan Head of Public Policy Tik Tok Jia He.

Demam Tik Tok di Kalangan Anak Muda? 5 Fakta yang Harus Kamu Tahu Soal Aplikasi Ini

Begini Cara Kerja Sosial Media Rusak Otak Kita, Kamu Pasti Gak Nyangka!

Dilain pihak, Local Manager Tik Tok Dina menemui Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto pada Senin (9/7/2018) kemarin. Susanto menekankan bahwa Tik Tok perlu membaiki sistemnya agar aplikasi tersebut ramah anak.

"Kami berharap manajemen Tik Tok berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan maksimal terkait dengan perlindungan anak dari konten negatif termasuk pornografi, sadisme, SARA, bully, radikalisme dan konten negatif lainnya sesuai dengan regulasi yang ada di Indonesia,"  demikian tegas Susanto. 

Dina sebagai perwakilan pihak Tik Tok pun mengungkapkan komitmen pihaknya untuk memfilter konten negatif, bahkan kedepannya melakukan kerja sama untuk membuat konten-konten kreatif dan positif. 

“Ke depannya Tik Tok akan membuat program-program kerja sama untuk mendorong kreativitas dan pembuatan video positif untuk para pengguna di platform kami,” demikian ungkap Dina. 

Banyak pihak mendukung tindakan pemerintah untuk memblokir aplikasi Tik Tok ini, karena banyak konten negatifnya. Selain itu banyak pengguna aplikasi ini adalah kalangan anak-anak, hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi proses tumbuh kembang mereka. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak menggunakan sosial media meningkatkan kecemasan dan mempengaruhi kesehatan mental seseorang, terlebih pada anak-anak. 

Sumber : Detik.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Hallo 18 February 2019 - 23:17:54

Apakah terlibat tawuran demi membela harga diri ke.. more..

0 Answer

Richard 18 February 2019 - 20:43:29

hutang

0 Answer

rina ashari 15 February 2019 - 04:48:52

makanan yang baik untuk ibu hamil usis di atas 40 .. more..

1 Answer


Richard 18 February 2019 - 20:46:28
Tolong Doakan agar hutang saya dapat berkurang.

Abigail Eleanor 11 February 2019 - 18:23:08
Tolong doakan saya lg mencari kerja..usia saya 35t... more..

A 8 February 2019 - 17:48:57
Tes

Viona 7 February 2019 - 10:54:05
Saya mohon dukungan dalam doa untuk pasangan hidup... more..

Banner Mitra Week 3


7236

advertise with us