Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
545


Sejak kecil kita diajarkan kalau kerja keras dapat mengantarkan pada kesuksesan. Pengajaran ini kemudian membuat kita bekerja ekstra keras untuk mendukung kebutuhan sehari-hari. Namun, benarkah bekerja dengan lebih keras membuat kita puas akan hasil yang didapatkan?

Bekerja keras memang harus kita lakukan, tapi selain itu, kita juga tidak boleh melupakan kerja cerdas. Dengan perpaduan antara otot dan otak, kesuksesan akan jauh lebih mudah digapai. Yuk lakukan 3 cara ini.

1.  Selalu pastikan kita punya waktu untuk beristirahat

Coba deh bayangkan kalau kita diminta untuk push up sebanyak 1000 kali dengan batas waktu sampai jam kerja berakhir. Bagaimana cara kita menyelesaikannya? Apakah kita akan langsung memaksakan diri untuk push up sebanyak mungkin? Atau kita akan membaginya menjadi beberapa fase, dimana setiap fase kita bisa beristirahat sejenak?

Sama halnya seperti tangan yang kita pakai untuk push up yang punya limit, begitupun otak kita. Saat kita memaksa otak untuk terus menerus bekerja tanpa ada jeda, maka otak akan kelelahan dan mencapai limitnya.

Saat otak sudah mencapai limitnya, bukannya produktif, kita justru menjadi lebih banyak melakukan kesalahan karena kurangnya fokus. Cobalah untuk tidak langsung memaksakan kinerja otak. Lakukan pembagian setiap pekerjaan berdasarkan prioritasnya, kemudian pastikan punya jeda pada setiap pekerjaan agar otak bisa beristirahat.

2.  Cari bantuan

Bekerja sendiri dengan sangat keras memang akan membuat pekerjaan semakin lebih cepat selesai, tapi tidak lantas membuat pekerjaan tersebut selesai dengan maksimal. Karena otak punya waktu produktifnya masing-masing. Bayangkan kalau kita memaksakan otak untuk terus bekerja padahal sudah mencapai limitnya. Bukankah kita akan kehilangan banyak fokus dan tubuh terus mendesak kita untuk segera beristirahat?

Pada setiap pekerjaan yang dilimpahkan pada kita, cobalah tanyakan tentang adakah orang lain yang bisa membantu pekerjaan kita tersebut. Jujur pada diri sendiri saat kita membutuhkan bantuan akan membuat hasil yang jauh lebih baik dibandingkan saat kita memaksakan diri untuk menyelesaikan sesuatu sendiri.

3.  Sediakan waktu untuk berhenti dan berpikir

Deadline yang semakin dekat seringkali membuat kita tidak sempat untuk berpikir soal cara yang paling efektif dalam mengerjakannya. Warren Buffet dan Jeff Weiner merupakan orang-orang yang menghabiskan banyak waktu hanya untuk berpikir.

Carilah sebuah tempat terbaik yang bisa kita gunakan untuk berpikir, menjadi sumber inspirasi, dan fokus pada penyelesaian masalah. Mungkin awalnya kita tidak berpikir tentang hal-hal penting, tapi sebenarnya saat inilah waktu bagi otak untuk mengembangkan ide dan kerangka berpikir yang jauh lebih baik.

Memaksakan diri sendiri untuk bekerja dengan keras tidak selalu menuntun kita pada kesuksesan. Karenanya kita perlu menyeimbangkan antara pola pikir dan energi yang kita miliki untuk mengerjakan sesuatu yang jauh lebih efektif dan produktif. Jadi, siapkah kita untuk bekerja keras sekaligus cerdas?

Sumber : inc

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Agatha seow 15 November 2018 - 19:46:14

Saya ingin mengenal Tuhan lebih dalam, karena slam.. more..

0 Answer

anthony gaming 14 November 2018 - 21:08:06

peran roh kudus

0 Answer

anthony gaming 14 November 2018 - 21:06:32

peran roh kudus dalam kehidupan manusia

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 2


7220

advertise with us