Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
995


Siapa sih yang nggak ingin menjadi dirinya sendiri secara utuh?

Yap! Semua orang menginginkan ini, namun permasalahannya sering sekali kita tidak mengenal siapa diri kita sendiri.

Ketika saya berada di sebuah ruangan yang penuh dengan orang baru, sulit bagi saya untuk berinteraksi dengan bebas. Saya justru lebih banyak mendengar daripada berbicara, dan saya terlalu banyak menganalisis setiap gerakan, dan kata di pikiran saya ratusan kali sebelum saya berekasi terhadap lingkungan saya.

Setiap hari, pas saya bangun, saya bertujuan untuk menjadi diri saya sendiri: Saya berpakaian dengan cara yang saya inginkan, saya mengatur rambut saya seperti yang saya kehendaki, dan saya berjalan keluar rumah dengan harapan bahwa batin dan cara pikir saya mengenai gaya saya sama dengan dunia luar.  Namun nyatanya tidak! Sebenarnya saya bukan seseorang yang terlalu pusing dengan omongan orang apalagi jika itu masih wajar dan nggak menyakiti Tuhan, tetapi sayangnya sering sekali orang membicarakan banyak hal mengenai saya, bahkan mulai dari bentuk make up hingga potongan baju saya.

Saya sih nggak ingin percaya bahwa pikiran-pikiran mereka adalah kebenaran saya, tetapi kadang perlu dipikirkan juga hingga kadang saya berusaha untuk mengubah gaya dan cara hidup saya supaya tidak selalu dibicarakan.

Apakah kamu salah satu dari saya?

Jika iya, saatnya untuk berubah dan berhenti dengan cara hidup demikian. Pas saya membaca tulisan di Everygirl, saya sendiri merasa terdorong untuk melakukannya. Benar sekali, bahwa hidup adalah apa yang kita dapatkan dan apa yang Allah kehendaki, bukan apa yang orang lain kehendaki.

BACA JUGA ARTIKEL INI : Jangan Pernah Sebutkan 3 Hal Ini Untuk Bahan Candaan Kalau Tidak Mau Pertemananmu Hancur

Ini dia beberapa tips yang bisa kita lakukan sama-sama untuk menjadi diri sendiri tanpa ada orang lain yang mempengaruhi :

1. Istrahat dari sosial media

Bakal sulit sekali menemukan ide dan keinginan diri sendiri ketika kita melulu mengkomsumsi pikiran dan pendapat orang lain. Sementara saluran media sosial seperti Instagram dan Facebook ada untuk menghubungkan kita dengan orang lain, kadang mereka kita juga bisa memicu pola pikir kita menjadi negatif karena kurangnya like atau komentar dll.

Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya kita harus hapus aplikasi keduanya, sementara ini kita beristrahat dari media sosial dan menaruh  perhatian kita kepada hal-hal lain  yang kita senangi dan melahirkan ide, meletakkan perhatian kita kepada Tuhan  dan memutuskan sesuatu dari dalam diri kita bukan karena polling atau persetujuan dari  followersmu di media sosial.

Kita bisa memulai untuk menulis dan memikirkan tujuan hidup kita apa, mulai bertemu dan sharing dengan teman dekat, berdoa dan mengisi hari-hari dengan sesuatu yang bikin kita berkembang.

2. Tahan dorongan untuk selalu berdiri dan menyenangkan orang lain

Mencari validasi dari orang lain adalah cara yang pasti untuk mencegah kita dalam  menjalani kehidupan terbaik kita. Jika kita masih terlalu memikirkan semuanya, maka hati-hatilah!

Ketahuilah bahwa kita tidak akan bisa selalu menyenangkan hidup orang lain. Ada saatnya kita akan ditolak dan walaupun penolakan adalah pil yang sulit untuk ditelan, kita harus menghadapinya.

Kita hidup bukan untuk menyenangkan hati orang lain, pikirkan itu!

Kita hidup diciptakan untuk menikmati anugerah Allah dan menyenangkan hatiNya.

Berusaha berdiri untuk menyenangkan hati orang lain, hanya akan bikin kita hidup dalam kepura-puraan dan bukan asli.

Jadi, jika ingin menjadi asli, utuh dan menjadi diri sendiri, tahan dorongan hati kita untuk menyenangkan hati orang lain. Stop to do it!

3. Kenali diri kamu sendiri lebih baik

Kita nggak akan bisa menjadi diri sendiri yang sejati, jika kita nggak tahu siapa diri kita sendiri atau apa yang kita inginkan dari kehidupan ini. Ambillah beberapa saat waktu, duduklah dan merenunglah. Tulislah dalam buku harian kamu mengenai dirimu, ikuti beberapa kuis kepribadian, tanyakan  keluarga mengenai sejarah mereka, periksa hari kamu dan berdoalah.

Semakin kamu memahami kepribadian kamu, kesukaan, ketidaksukaan, dan dari mana kamu berasal maka semakin kamu bisa mengetahui apa  yang kamu inginkan dengan benar.

Nah, itulah 3 hal yang bisa kita lakukan untuk menjadi diri sendiri. Perlu menjadi diri sendiri, karena dengan menjadi diri sendiri kita bisa menikmati hidup dengan ucapan syukur!

Sumber : theeverygirl

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

vina mukuan 22 September 2019 - 09:05:42

Saya hobby menulis lirik lagu rohani, tapi saya ti.. more..

0 Answer

Galaxy studio moses 21 September 2019 - 19:33:34

Apa dampak dari tersenyum

0 Answer

Wang barry 18 September 2019 - 18:09:25

Bagaimana ketika kita menyerahkan persoalan kepada.. more..

0 Answer


nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

Banner Mitra September week 3


7277

Banner Mitra September week 3