Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
575


Melalui Sekretaris Umumnya Pdt. Gomar Gultom, PGI menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada semua keluarga korban bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya Minggu, 13 Mei 2018.  Pdt. Gomar berharap setiap keluarga korban diberikan kekuatan dari Tuhan untuk menghadapi masa-masa sulit ini.  

Dia menilai tindakan kekerasan dan aksi teror yang dilakukan sekelompok orang adalah cara keliru untuk menyelesaikan masalah. Karena kekerasan hanya akan melahirkan lingkaran kekerasan yang berujung pada kehancuran yang lebih besar.

Aksi terorisme juga bukanlah tindakan seseorang yang beragama. Karena agama manapun tidak mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan kekerasan atau bahkan pembunuhan dengan cara apapun. Sebaliknya, setiap agama mengajarkan kemanusiaan, dama dan cinta kasih.

“Kesesatan berpikirlah yang membawa penganut agama melakukan kekerasan dan tindak terorisme,” ucap Gomar dalam konferensi pers di Gedung Graha Oikoumene PGI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Minggu (13/5).

Karena itu, peristiwa kekerasan yang terjadi di Mako Brimob maupun aksi serangan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya sepanjang pekan ini harus disikapi oleh para pemimpin agama dan masyarakat dengan serius.

“Saya menghimbau kepada para pemimpin agama dan masyarakat untuk tidak memberi angin dan simpati kepada pelaku kekerasan dan terorisme, apapun motifnya. Saya juga menghimbau masyarakat menghentikan penyebaran foto dan video, karena ini jusru tujuan teroris, yakni menebar rasa takut di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut Pdt. Gomar juga mengingatkan supaya peristiwa yang terjadi saat ini tidak dimanfaatkan oleh kalangan tertentu untuk kepentingan politik maupun pribadi. Karena persoalan ini menyangkut kepentingan bangsa ke depan.

“PGI menghimbau seluruh elit politik & masyarakat untuk menghentikan komentar yang justru memperkeruh keadaan. Jangan menggunakan peristiwa kekerasan & tindak terorisme untuk menangguk kepentingan politik dan sesat karena harga yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan bangsa,” terangnya.

Dia berpesan supaya masyarakat tak perlu takut dengan ancaman terorisme ini. Sebaliknya, masyarakat bersama-sama harus mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pemerintah dan pihak yang berwenang.

 Melalui Sekretaris Umumnya Pdt. Gomar Gultom, PGI menyampaikan bela sungka yang mendalam kepada semua keluarga korban bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya Minggu, 13 Mei 2018.   Pdt. Gomar berharap setiap keluarga korban diberikan kekuatan dari Tuhan untuk menghadapi masa-masa sulit ini.  

Dia menilai tindakan kekerasan dan aksi teror yang dilakukan sekelompok orang adalah cara keliru untuk menyelesaikan masalah. Karena kekerasan hanya akan melahirkan lingkaran kekerasan yang berujung pada kehancuran yang lebih besar.

Dia menilai bahwa aksi terorisme bukanlah tindakan seseorang yang beragama. Karena agama manapun tidak mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan kekerasan atau bahkan pembunuhan dengan cara apapun. Sebaliknya, setiap agama mengajarkan kemanusiaan, dama dan cinta kasih.

“Kesesatan berpikirlah yang membawa penganut agama melakukan kekerasan dan tindak terorisme,” ucap Gomar dalam konferensi pers di Gedung Graha Oikoumene PGI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Minggu (13/5).

Karena itu, peristiwa kekerasan yang terjadi di Mako Brimob maupun aksi serangan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya sepanjang pekan ini harus disikapi oleh para pemimpin agama dan masyarakat dengan serius.

“Saya menghimbau kepada para pemimpin agama dan masyarakat untuk tidak memberi angin dan simpati kepada pelaku kekerasan dan terorisme, apapun motifnya. Saya juga menghimbau masyarakat menghentikan penyebaran foto dan video, karena ini jusru tujuan teroris, yakni menebar rasa takut di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut Pdt. Gomar juga mengingatkan supaya peristiwa yang terjadi saat ini tidak dimanfaatkan oleh kalangan tertentu untuk kepentingan politik maupun pribadi. Karena persoalan ini menyangkut kepentingan bangsa ke depan.

“PGI menghimbau seluruh elit politik & masyarakat untuk menghentikan komentar yang justru memperkeruh keadaan. Jangan menggunakan peristiwa kekerasan & tindak terorisme untuk menangguk kepentingan politik dan sesat karena harga yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan bangsa,” terangnya.

Dia berpesan supaya masyarakat tak perlu takut dengan ancaman terorisme ini. Sebaliknya, masyarakat bersama-sama harus mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pemerintah dan pihak yang berwenang.

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Wuritimur Febby 15 July 2018 - 19:49:36

Bekerja mengikuti mut

0 Answer

Khairul azman Azman 14 July 2018 - 23:16:37

Perancis

0 Answer

Nocalia Anggun Utami 14 July 2018 - 16:33:26

Bagaimana bebas dari hutang

1 Answer


Junedi fajri 18 July 2018 - 00:35:51
Saya minta didoakan agar bisa terlepas dari pengar... more..

Christa Tita 6 July 2018 - 00:22:37
Mohon dukungan doanya, saya sedang bergumul dalam ... more..

Dina Mariani 30 June 2018 - 10:27:48
Syalom... Saya mohon dukungan doa dari saudara/i y... more..

MyAryaputra 12 June 2018 - 16:39:42
Mohon dukungan doa untuk pendanaan pembelian tanah... more..

Banner Mitra Week  3


7188

advertise with us