Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
825


Consumer News and Business Channel (CNBC) menempatkan Warren Buffett sebagai miliarder dunia yang paling banyak menyumbang kekayaannya untuk kepentingan kemanusiaan sejak tahun 2000. Seperti dilaporkan total sumbangan yang sudah diberikan selama ini sudah mencapai 46 miliar dolar (atau setara dengan sekitar Rp.5.98 triliun). Yang paling mengejutkan sumbangan ini adalah sekitar 71 persen dari kekayaannya.

Buffett yang adalah seorang investor, pengusaha dan juga petinggi perusahaan Berkshire Hathaway itu memang dikenal sebagai pengusaha kaya yang suka memberi. Bagi Buffett, memberi adalah ‘prinsip hidup’ yang sangat berpengaruh terhadap kesuksesannya selama ini.

Dia pernah menyampaikan, “Kalau kamu adalah 1% manusia paling beruntung, kamu berutang pada 99% umat manusia lainnya.”

Pemikiran inilah yang kemudian menginspirasi miliarder-miliarder lain untuk rajin menyumbangkan sebagian dari hartanya untuk kepentingan sosial, seperti pendidikan, kesehatan dan korban perang.

Prinsip ini juga yang menghantarkan Buffett bekerja sama dengan 100 miliarder dunia lainnya, termasuk Bill Gates, untuk mendirikan The Giving Pledge, sebagai lembaga amal yang fokus untuk membantu berbagai persoalan kemanusiaan di seluruh dunia.

Tentu saja prinsip ini bukan hanya bisa diterapkan oleh para miliarder saja. Tapi Buffett juga mendorong semua orang, sekecil apapun pendapatannya untuk disumbangkan kepada yang membutuhkan.

Seperti yang sudah dialami Buffett bahwa rupanya memberi sama sekali tidak membuat kita miskin tapi lebih berkelimpahan.

Beberapa alasan lain kenapa kita harus memberi adalah:

1. Memberi membuat kita lebih bahagia

Studi yang dilakukan Harvard Business School tahun 2008 menemukan bahwa seseorang akan merasa lebih bahagia ketika membelanjakan uangnya untuk kepentingan orang lain. Dari hasil survey ditemukan bahwa mereka yang menghabiskan lebih banyak uang untuk keperluan orang lain jauh lebih bahagia dibanding mereka yang menghabiskan uang untuk diri mereka sendiri.

Survey lain yang dilakukan oleh Harvard Business School kepada karyawan kantoran menemukan bahwa mereka yang mengalokasikan bonus tahunan untuk orang lain merasa lebih bahagia daripada yang hanya menghabiskannya sendiri. Sementara besar kecilnya bonus dianggap tidak mempengaruhi kebahagiaan yang mereka alami.

“Semua orang sama bahagiannya, entah mereka mendapat 3000 dolar atau 8000 dolar. Yang penting adalah berapa banyak mereka memberikannya kepada orang lain,” tulis Michael Norton, penulis studi tersebut.

2. Memberi membuat seseorang jauh lebih sehat

Dalam bukunya Why Good Things Happen to Good People, Stephen Post, profesor kedokteran di Stony Brook University menulis, “Temuan yang mengejutkan dari banyak penelitian yang kami lakukan adalah terlibat dalam kegiatan di masa remaja membuatmu menuai manfaat kesehatan hingga 60 sampai 70 tahun ke depan. Perilaku dermawan terkait erat dengan penurunan risiko penyakit, kematian dan depresi yang lebih rendah.”

Scientific American menemukan bahwa tindakan beramal membuat seseorang lebih sehat. Tingkat stress lebih rendah dan tingkat kortisol lebih baik. Di sisi lain, mereka yang lebih sedikit memberi justru mengalami kondisi sebaliknya.

3. Memberi memberi dampak besar bagi banyak orang

Saat kita memberi kita juga akan diberi. Inilah prinsip yang dipercayai oleh dunia. Bahkan Alkitab mencatat soal prinsip serupa tentang hukum ‘tabur tuai’.

Kita juga mengenal prinsip bahwa ‘kebaikan bersifat menular’. Hal ini dibuktikan lewat sebuah penelitian dari Proceedings of National Academy of Science bahwa tindakan murah hati yang dilakukan seseorang bisa berdampak besar bagi banyak orang. Apalagi kebaikan seseorang itu diekspos oleh media dan disebarluaskan ke seluruh dunia. Maka secara otomatis orang lain tentunya akan tergerak untuk melakukan hal yang sama.

Nah buat kamu yang tergerak ingin memberi sebagian dari yang kamu punya, kamu bisa memberi lewat beberapa cara seperti memberi di program penggalangan dana untuk mendukung kembaga non-profit atau sekolah lokal. Atau melakukan aksi sosial bagi-bagi sembako atau makanan di sebuah kampung kumuh atau tetangga. Atau juga dengan mendukung sebuah komunitas sosial tertentu supaya terus berjalan dan membantu orang lain yang membutuhkan di luar sana.

Tapi kalau saat ini kamu masih belum punya pilihan memberi sebagian dari uangmu kemana, pelayanan ini juga butuh mitra-mitra kerja yang rindu memberkati saudara-saudari kita yang membutuhkan kasih Tuhan loh. Untuk kamu yang pengen tahu pelayanan apa yang sudah kita lakukan dan kerjakan saat ini, kamu bisa mengunjungi websitenya Di Sini.

Sumber : Inc-asean.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Agatha seow 15 November 2018 - 19:46:14

Saya ingin mengenal Tuhan lebih dalam, karena slam.. more..

1 Answer

anthony gaming 14 November 2018 - 21:08:06

peran roh kudus

0 Answer

anthony gaming 14 November 2018 - 21:06:32

peran roh kudus dalam kehidupan manusia

0 Answer


Febby Regina Rista 3 November 2018 - 08:32:28
Saya mohon dukungan doa dari tementemen, saya saat... more..

Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Banner Mitra Week 3


7220

advertise with us