Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
510


Semakin kaya orangnya makin mewah dan mahal pula pernikahannya. Di satu sisi pandangan ini memang benar adanya terjadi di Indonesia. Tapi nggak tertutup kemungkinan juga mereka yang berkantong pas-pasan memilih untuk membuat pernikahan mewah juga loh.

Seperti contoh pernikahan yang berlangsung di Binuang, Kalimantan Selatan jadi perbincangan hangat di sosial media karena mahal dan mewahnya. Pernikahan yang dimaksud ini adalah pernikahan pasangan Yudha dan Izha, anak dari pengusaha tambang Kalimantan.

Sementara tamu yang hadir di pesta nikah yang berlangsung selama 10 hari ini berkisar 100.000 orang.

Nggak hanya itu, pernikahan megah dan mahal ini juga sudah biasa di kalangan pengusaha, artis dan keluarga pejabat. Sebelumnya di Mamuju, Sulawesi Barat, pengusaha kapal bernama Daniel Betteng menikahkan anaknya dengan pesta mewah. Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni juga mengundang 6000 tamu di pernikahan putrinya.

Lain lagi dengan Wakil Bupati Soppeng, Aris Muhammadia yang menikahkan putranya dengan menghadiahkan doorprize berupa mobil, paket ziarah rohani dan motor.

Atau seperti Viky Prasetyo yang mengaku menghabiskan hampir 5 Miliar untuk pernikahannya dengan Angel Lelga.

Kenapa biaya pernikahan makin mahal?

Penelitian Institute for Economic and Development Finance (Indef) Bhima Yudhistira menemukan bahwa kenaikan harga komoditas sejak tahun 2017 dinilai jadi salah satu penyebab kemewahan pesta pernikahan saat ini.

Sementara biaya pernikahan mahal seakan bukan hal berarti bagi para pengusaha seperti tambang batubara dan kelapa sawit. Karena memang penghasilan dari usaha ini memang sedang naik tinggi.

Pandangan lain menyebutkan kalau kemewahan pernikahan menunjukkan strata ekonomi seseorang. Semakin tinggi pengeluaran semakin tampak pula kondisi keuangan seseorang. 

Baca Juga : Ternyata Ini Alasan Pernikahan Itu Harus Sah Secara Agama dan Juga Hukum

Dampaknya bagi masyarakat menengah ke bawah

Tapi tanpa disadari, tren pernikahan mewah ini justru jadi ajang lomba bagi masyarakat. Supaya dipandang cukup kaya, ada banyak orang berpenghasilan pas-pasan memaksakan untuk membuat pernikahan mahal dan mewah.

Untuk mewujudkan pernikahan semacam kelas pejabat atau pengusaha ini, mereka pun terpaksa berutang ke bank atau menjual aset-aset pentingnya untuk menutupi biaya pernikahan yang belum tertutupi.

Ada tiga penyebab yang membuat pernikahan jaman sekarang berubah jadi mahal, yaitu:

1. Provokasi media sosial

Media tampaknya juga sangat berperan aktif untuk mempengaruhi generasi sekarang mendapatkan momen pernikahan yang serba mewah. Beragam postingan pernikahan yang indah dan menarik di sosial media seperti Instagram, Facebook atau Youtube membuat calon pengantin bermimpi memiliki pernikahan semacam itu juga.

2. Vendor yang suka maksa

Selain media, para vendor atau Event Organizer (EO) pernikahan juga sukses membujuk calon kliennya untuk mewujudkan pernikahan mewah yang saat ini lagi ngetren-ngetren-nya. Calon pengantin tentu saja harus membayar mahal untuk sejumlah paket pernikahan yang ditawarkan mulai dari fotografer, dekorasi, baju pengantin, sampai acara resepsi setelah upacara pernikahan.

3. Pengaruh tradisi suku tertentu

Selain dari media dan vendor yang suka ngotot, rupanya pernikahan mahal dan mewah juga bisa disebabkan oleh tradisi suku tertentu. Misalnya, tradisi pernikahan yang cukup mahal di suku Batak, Nias, dan Jawa.

Kalau bisa diperkirakan, masyarakat ekonomi menengah dari suku-suku ini saja bisa menghabiskan biaya ratusan juta hanya untuk pernikahan sehari saja. Belum lagi mahar dan tetek bengek lain yang harus dilunasi oleh calon pengantin.

Baca Juga : 5 Tren Pernikahan Yang Bakal Ngehits Tahun 2018 Ini, Intip Yuk!

Ini penting banget kamu renungkan.

Menurut kamu menghabiskan biaya mahal untuk pernikahan perlu nggak sih? Bagi yang punya banyak duit, mungkin nggak masalah ya soal harga. Tapi gimana buat mereka yang berasal dari kalangan kelas ekonomi menengah ke bawah? Mungkin hal ini jadi masalah.

Satu hal yang perlu kita pahami bahwa, esensi dari sebuah pernikahan bukan soal berapa besar biaya yang harus kalian habiskan untuk pesta. Atau semewah apa pakaian yang kalian kenakan. Tapi esensinya ada pada seberapa siap kalian untuk mengikrarkan janji di depan Tuhan.

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Heri Sinuhaji 19 April 2018 - 22:18:43

Adam dan hawa

0 Answer

Barda Simatupang 10 April 2018 - 22:15:21

Korban bakaran

1 Answer

Maria Francisca 9 April 2018 - 21:46:27

Syallom, saya ingin share dan semoga berkenan di r.. more..

1 Answer


Inge 16 April 2018 - 05:47:54
Mohon didoakan untuk suami yang saat ini sedang di... more..

Dinar 12 April 2018 - 20:25:22
Mohon didoakan agar dimudahkan, di bukakan segala ... more..

Hendri Setiawan 10 April 2018 - 10:00:53
Saya sedang kesulitan masalah keuangan untuk memba... more..

sendy 17 March 2018 - 23:43:45
Nama saya Sendy, saya adalah seorang Kristen Katho... more..

Banner Mitra Week  3


7412

advertise with us