Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
725


Dalam suatu percakapan, ada yang bilang begini ‘Bikin asuransi kesehatan itu ibarat kita berharap kita akan sakit nanti.’ Kalimat ini pun jadi bahan perenungan sendiri buatku. Aku kadang berpikir, orang Kristen yang sudah percaya kalau kesehatan itu berasal dari Tuhan pasti berpikir nggak lagi perlu asuransi kesehatan. Kan yang jamin kesehatan itu Tuhan sendiri.

Benar nggak sih pandangan yang begini?

Beberapa orang Kristen menganut pola pemikiran bahwa salah satu cara untuk menunjukkan keyakinannya yang teguh kepada Tuhan adalah dengan memilih untuk memakai mode perawatan kesehatan dan investasi-investasi kesehatan dalam bentuk apapun, termasuk asuransi. Sementara yang lainnya memandang kalau asuransi adalah salah satu bentuk pilihan yang Tuhan mau untuk kita lakukan untuk mempersiapkan kita menghadapi kondisi-kondisi yang tak terduga di masa mendatang.

Baca Juga : Apa Yang Menjadi Benteng Perlindunganmu, Asuransi Atau Tuhan?

Tapi apakah hal ini terbilang alkitabiah? Apakah firman Tuhan menulis soal masalah ini?

Supaya lebih memahami hal ini, yuk baca dulu soal kisah Yusuf dan Nuh. Di Kejadian 41: 1-37, dituliskan dimana Yusuf yang adalah seorang budak Ibrani dipakai Tuhan dengan luar biasa menjadi Raja atas bangsa Mesir. Tuhan bahkan memberitahukan dia bahwa akan terjadi masa 7 tahun kelaparan di seluruh negeri. Dan untuk mencegah hal itu terjadi atas bangsanya, Yusuf pun menimbun perbekalan untuk 7 tahun ke depan.

Kisah yang sama juga dialami oleh nabi Nuh. Kita tahu bahwa Allah memerintahkan dia untuk membuat bahtera yang sangat besar untuk menyelamatkan dia dan seluruh keluarga serta binatang-binatang melata dari air bah. Untuk mempersiapkan waktu itu, Nuh harus menghabiskan ratusan tahun lamanya.

Baca Juga : Daripada Uang Habis, 'Diasuransikan' Saja!

Baik Yusuf dan Nuh melakukan tindakan yang proaktif untuk mencegah atau menghindari sesuatu yang akan terjadi di masa depan dengan dasar iman.

Apakah kasus yang dialami Yusuf dan Nuh bisa disamakan dengan masalah kesehatan orang Kristen?

Ada sejumlah orang yang mungkin akan berbeda pandangan soal hal ini. Beberapa diantaranya mungkin lebih mengandalkan (bergantung penuh) pada iman daripada jasa pelayanan kesehatan buatan manusia. Tapia da banyak diantaranya juga yang kemudian berhadapan dengan situasi sulit dalam kesehatannya dan terpaksa harus memakai jasa pelayanan kesehatan orang lain.

Kalau sudah begitu apakah imannya yang salah atau cara pandangnya soal iman saja yang salah? Sama seperti Yusuf dan Nuh, Tuhan juga mau kita mempersiapkan diri untuk masa depan kita yang lebih baik. Dia tentu saja tidak ingin kita jatuh miskin atau sakit-sakitan. Tapi untuk mencegahnya, kita perlu melakukan tindakan proaktif dalam iman.

Tanyakan apakah kamu memang memerlukan asuransi kesehatan?

Untuk membantumu menjawab hal ini, mulailah menanyakan ke diri sendiri tentang beberapa pertanyaan ini.

  • Siapa dari anggota keluargamu yang butuh perawatan?
  • Berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk hal itu?
  • Untuk apa tujuan uang yang akan kamu bayarkan?

Setelah menjawab pertanyaan di atas, kaitkanlah hal itu dengan kondisi yang kamu hadapi:

  • Berapa usiamu?
  • Apa kamu masih dalam kondisi sehat?
  • Apakah kamu punya rekam jejak penyakit?
  • Berapa besar faktor genetik yang bisa membuatmu jatuh dalam masalah kesehatan di kemudian hari seiring usia yang bertambah?

Setelah mempertimbangkan kondisimu, pikirkan jenis asuransi kesehatan yang bagaimana yang kamu butuhkan. Apakah itu berjangka atau permanen tergantung pada kebutuhan dan kemampuanmu.

Pikirkanlah bahwa dengan membuat asuransi kesehatan, bukan berarti meragukan kemampuan dan kuasa Tuhan untuk menjamin kesehatanmu. Sebaliknya, asuransi kesehatan ini bisa jadi cara Tuhan untuk menolongmu ketika keuangan jadi penghambat untuk mendapatkan perawatan kesehatan di masa depan.

Asuransi adalah investasi kita untuk memastikan bahwa kita akan mendapatkan perawatan kesehatan yang baik. Kalaupun memang kita tak membutuhkannya, kita hanya perlu menjaga gaya hidup sehat sejak saat ini. Atau mungkin kamu bisa memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan saja seperti asuransi:

  • Pencegahan perawatan dan kesehatan
  • Kehamilan dan persalinan
  • Perawatan medis rawat inap atau rawat jalan
  • Mengkover pre-perawatan
  • Obat-obatan

Dengan membuat asuransi kesehatan, bukan berarti kita tak lagi mengandalkan iman. Ingat bahwa iman kita bertindak dengan iman yang aktif dan bukan pasif.

Sumber : Crosswalk.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fahri Rusman 24 June 2019 - 02:07:31

skimcare

0 Answer

Risma surbakti 23 June 2019 - 15:50:00

Relansionsip

0 Answer

Fendy 46 22 June 2019 - 00:50:57

Kegiatan ekonomi adalah

0 Answer


Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:04
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Testify20


7258

Banner Fun Run (2)