Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
859


Sebagai seseorang yang baru meniti karir, menyisihkan sedikit uang saja rasanya sudah jadi perkara sulit, apalagi mau mulai untuk berinvestasi. Sayangnya, ketika kita memutuskan untuk menyisihkan uang dan menyimpannya di tabungan, ada kemungkinan kalau uang yang kita simpan tersebut tergerus oleh nilai inflasi yang jumlahnya menginjak angka 4% setiap tahunnya.

Kalau kita berpegang pada bunga yang ada di bank, bisa dipastikan kalau besarnya bunga bank lebih kecil daripada inflasi. Niatnya mau menabung, eh uang kita malah berkurang karena faktor ini. Kemudian, kemana sih uang kita seharusnya pergi? Apakah investasi merupakan satu-satunya cara agar uang kita aman? Bukannya investasi itu beresiko? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini sekarang ini sedang berputar di kepala kita.

Merry Riana, salah satu pengusaha dan motovator ternama di Indonesia pernah mengatakan kalau sebelum dirinya mulai menjajaki dunia investasi, ia memilih untuk menyiapkan dana darurat. Dana darurat yang kita punya ini merupakan tanda kalau kita punya keuangan yang sehat.

1.  Ketahui fungsi dana darurat

Kehidupan selalu punya kejutan-kejutan yang tidak bisa kita tebak. Tidak ada yang bisa tahu kedepannya kita akan menjadi siapa dan akan berada dimana. untuk alasan ini juga, kita perlu menyiapkan dana darurat. Sesuai dengan namanya, uang ini akan berfungsi ketika kita berada dalam kondisi darurat. Misalnya, ketika kehilangan pekerjaan, mendadak perlu uang untuk membetulkan rumah yang bocor, atau sakit yang tidak tercover oleh asuransi.

Selagi kita punya pendapatan tetap, ada baiknya ikut asuransi setidaknya agar bisa bernafas lega jika terjadi sesuatu yang berada diluar rencana kita. Untuk mendabung dana darurat, idealnya kita harus punya sekitar 3 sampai 6 kali jumlah pengeluaran kita dalam sebulan.

2.  Berdasarkan profil resiko yang dimiliki

Kita mengenal tiga profil resiko, yaitu konservatif, moderat dan agresif. Setiap profil resiko akan menentukan pilihan yang diambil. Biasanya, orang-orang yang memiliki profil resiko konservatif akan menyiapkan dana darurat sebelum akhirnya memutuskan untuk ikut investasi.

Jika kita masuk pada profil moderat, maka kita bisa mengumpulkan dana darurat sambil berinvestasi dengan porsi 50:50. Bagi mereka yang memiliki profil resiko agresif biasanya lebih memilih untuk tidak menabung dana darurat dan mengalihkan semua uangnya untuk berinvestasi.

Baca juga: Jadi Primadona Investasi Di Tahun 2017, Yuk Kenalan Lagi Dengan Investasi Reksadana

3.  Periksa tujuan keuangan

Tentu saja setiap pribadi memiliki tujuan keuangan yang berbeda-beda. Setiap tujuan tersebut akan disikapi dengan cara yang berbeda pula. Kalau tujuan keuangan kita masuk pada kategori jangka pendek, ada baiknya untuk memilih dana darurat. Sebaliknya, investasi sangat cocok untuk tujuan keuangan jangka panjang.

Investasi yang dilakukan dalam jangka panjang biasa akan meminimalisir resiko kerugian. Ada baiknya jika kita juga menyiapkan sedikit dana darurat, sehingga uang ini akan siap siaga jika sewaktu-waktu kita berada pada kondisi yang diperlukan.

4. Sesuaikan dengan kebiasaan

Sebelum memutuskan untuk menyimpan uang pada kategori dana darurat atau investasi, ada baiknya kita mengenali kebiasaan kita dalam mengatur keuangan. Jika saat ini kita masih belum bisa mengatur dengan baik, ada baiknya kita mulai dengan memisahkan pos-pos keuangan sesuai dengan kebutuhannya. Setelahnya, barulah kita bisa menambahkan satu pos untuk dana darurat maupun investasi.

5. Lunasi hutang

Sebelum bisa menabung, kita harus melepaskan diri dari kebiasaan berhutang, terutama jika hutang tersebut digunakan untuk pengeluaran yang konsumtif. Ada baiknya jika kita melunasi hutang tersebut, kemudian barulah kita bisa berinvestasi dengan jumlah yang lebih besar.

Jadi, pilihan semuanya ada ditangan kita. Ada baiknya sih, sebelum berinvestasi, kita juga tetap punya cadangan uang yang mudah cair seperti dana darurat yang bisa dipakai sewaktu-waktu kita butuh. Jika sudah terpenuhi, baru deh kita bisa dengan lega mengambil keputusan untuk berinvestasi. 

Sumber : rula/jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

sifra gracia 18 October 2018 - 17:48:37

Apa yang harus dilakukan gereja dalam memghadapi t.. more..

0 Answer

dwi sinjal 17 October 2018 - 10:20:40

Apakah seseorang yang belum mempunyai title sebaga.. more..

0 Answer

Selfira 14 October 2018 - 17:54:07

Pertemanan

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week 2


7273

advertise with us