Meninggal Diusia 99 Tahun, Billy Graham Tinggalkan Warisan Abadi Untuk Orang Percaya

Internasional / 22 February 2018

Kalangan Sendiri

Meninggal Diusia 99 Tahun, Billy Graham Tinggalkan Warisan Abadi Untuk Orang Percaya

Puji Astuti Official Writer
11694

Dikenal dengan nama Rev. Billy Graham, penginjil Amerika ini meninggal dunia pada usia 99 tahun pada Rabu (21/2/2018) di rumahnya di North Carolina. Lahir dengan nama William Franklin Graham, ia telah melayani Tuhan lebih dari 6 dekade dan sudah menyentuh kehidupan ratusan juta jiwa di 185 negara dan wilayah. 

Ia terkenal sebagai seorang pendeta dengan pesan yang konsisten, baik saat ia berkotbah dalam kebaktian kebangunan rohani maupun saat berbicara dengan para pemimpin, presiden dan bahkan raja-raja, yaitu pesan Injil. 

Baca juga : Billy Graham Sampaikan Pesan Natal yang Menohok Buat Semua Orang Kristen

Tepat Berusia 99 tahun, Ini Harapan Billy Graham Untuk Dunia Yang Lebih Baik Lagi

"Billy Graham benar-benar membuka jalan ke lebih banyak negara untuk Injil menginspirasi banyak pengkotbah muda untuk memiliki iman bahwa bangsa-bangsa bisa terbuka (untuk berita Injil-red), juga memberikan kredibilitas kepada Kekristenan Alkitabiah tidak seperti siapapun kecuali mungkin Rasul Paulus di dalam sejarah," demikian komentar Penginjil Luis Palau. 

Selain penginjil, Billy Graham juga pendoa dan penasihat bagi 11 presiden Amerika Serikat, baik dari partai Republik maupun Demokrat. Dia bahkan satu-satunya orang yang pergi ke Korea Utara untuk memberitakan tentang Yesus Kristus kepada almarhum Kim Il Sung.

Itulah warisan abadi dari Billy Graham yang harus diambil dan dibagikan oleh semua orang Kristen, yaitu keberaniannya dan konsistensinya untuk memberitakan Injil. Semua itu ia lakukan karena cintanya kepada Tuhan. Injillah yang membawanya ke seluruh penjuru dunia dan ke hadapan para pemimpin bangsa-bangsa.  


Sumber : CBN.com
Halaman :
1

Ikuti Kami