Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

vjay

Official Writer
574


Pada Senin sore lalu (19/2/2018), sekitar pukul 16.30 WIB, Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubyatmoko bersama rombongoan terlihat mengunjungi kediaman Buya Syafii Maarif. Selain untuk silaturahmi, Uskup Robertus khusus datang untuk mengucapkan terima kasih kepada Buya Syafii. 

"Kami sowan untuk menghaturkan terima kasih kepada yang kita muliakan dan kita hormati Buya Syafii Maarif. Buya mempunyai peran yang sangat besar sekali dalam menghadapi peristiwa yang barusan terjadi," demikian pernyataan Uskup Robertus yang dikutip Kompas.com saat berada di kediaman Buya Syafii di Jalan Halmahera blok D 76 Nogotirto 2 , Trihargo, Gamping, Sleman.

Menurut Uskup Agung Semarang tersebut, respon cepat Buya Syafii pasca kejadian penyerangan langsung mengunjungi Gereja Lidwina telah mengubah keadaan secara drastis, dari tegang karena dapat memicu konflik agama berbalik menjadi momentum untuk menunjukkan kepedulian dan juga mempererat persaudaraan serta solidaritas antar umat beragama. 

Baca juga : Penyerangan Gereja Katolik St Lidwina Sleman Rupanya Torehkan Cerita Haru Ini Loh…


Buya Syafii di Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Minggu (11/2/2018) pasca penyerangan terjadi (Sumber gambar : Detik.com)

"Kehadiran Buya yang spontan, cepat, dan tanggap (sesaat pasca penyerangan Gereja Lidwina) sangat menenangkan semuanya. Masyarakat terkondisikan untuk tidak emosional. Sebaliknya, masyarakat menjadi tenang dan sungguh-sungguh menopang satu sama lain. Bahkan akhirnya muncul solidaritas dan persaudaraan yang semakin kuat," demikian tambah Uskup Robertus yang menganggap Buya Syafii sebagai guru bagi dirinya pribadi dan juga masyarakat. 

Walau bersyukur atas kedatangan Uskup Agung Semarang, Buya Syafii menyatakan bahwa dirinya hanyalah komponen kecil di Indonesia ini untuk menegakkan nalar dan akal sehat. 

Baca juga : Kepada Pelaku Penyerangan Gereja Santa Lidwina, Ini Doa Uskup Agung Semarang Kepada Tuhan!


Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman pasca serangan (Sumber gambar : Detik.com)

"Ya tentunya saya bersyukur, rumah ini kedatangan Uskup Agung. Saya ini, hanya skrup kecil saja di Republik ini yang ingin menegakkan nalar, menegakkan akal sehat. Itu memang tidak mudah dan harus siap untuk dihujat, karena tidak semua orang bisa setuju," demikian ungkap Buya Syafii. 

Indonesia adalah sebuah bangsa dengan berbagai kebhinekaan, tidak sedikit oknum yang mencoba memakai perbedaan yang ada untuk memecah belah dan menimbulkan keonaran. Untuk itu, seluruh masyarakat hendaknya waspada dan menanggapi berbagai isu yang terjadi dengan kepala dingin dan hati yang penuh kasih. Mari tunjukkan Indonesia yang kuat bersatu dalam berbagai perbedaan, sehingga negeri ini semakin kuat dan maju. 

Sumber : Kompas.com | Detik.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Rony Asriwandi 25 May 2018 - 20:44:12

Salam..saya zarqani di panggil rizal...sy asli ber.. more..

2 Answer

inra rindi 24 May 2018 - 14:30:22

Kepercayaan

0 Answer

Helenabrookenangel 24 May 2018 - 05:46:17

Masalah di link komentar FB?by:M:IT$05*[email protected],,

1 Answer


Deonita Putri Jurdjo 16 May 2018 - 14:34:33
Shalom, saya Deonita. saya mohon doa untuk kelanca... more..

christina wijaya 7 May 2018 - 08:10:28
mohon doanya agar pernikahan saya dan suami dipuli... more..

Inge 26 April 2018 - 23:32:57
Mohon doa untuk suami saya, Yusuf, dengan luka bat... more..

Shirley herlin 26 April 2018 - 23:03:07
Mohon bantuan doa pembebasan dari Roh jahat, mohon... more..

Banner Mitra Week 4


7429

advertise with us