Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
979


Suatu hari, keledai seorang pria jatuh kedalam sebuah lubang yang sangat dalam. Dan tentunya dia nggak bisa menarik keledai tersebut keluar, sekalipun dia sudah mengerahkan seluruh tenaganya dan terus mencobanya. Oleh karena itu, diapun berniat untuk mengubur keledainya hidup-hidup.

Tanah mulai ditimbun ke lubang tempat keledai tersebut jatuh. Tanah pun menjatuhi tubuhnya, terus menerus. Dia merasa sangat lemah dan stress karena akan mati dengan tanah yang menimbunnya di dalam lubang yang sempit. Seperti nya tak ada jalan keluar lagi.

Tapi, dengan ide yang luar biasa. Dia bersemangat untuk menghadapi tanah tersebut dengan menyingkirkannya dari tubuhnya. Dia lalu mengibas tubuhnya dan melangkah di atas tanah tersebut. Demikian seterusnya, sampai semakin tinggi tanah tersebut.

Dengan perasaan sedih, sang pria lalu pergi, karena dikira keledainya telah mati ditimbun tanah.

Menjelang siang, keledai itu dapat keluar dari lubang, dan dia pun berhasil untuk merumput di padang rumput hijau dengan bebas.

Kisah si keledai tersebut menggambarkan kehidupan saya dan kamu.

Ibarat sebuah peribahasa mengatakan: “Sudah jatuh malah tertimpa tangga pula.” Sudah jatuh ke dalam lobang, malah ditimbun tanah pula.

Berapa banyak diantara kamu tengah merasakan hal demikian. Merasa bahwa hidup kamu sedang diserbu dengan banyak masalah bahkan beban, sepertinya tidak ada jalan keluar lagi. Seperti tidak ada ruang gerak yang bebas lagi. Rasanya sangat sempit dan susah bergerak.

Mungkin masalah keuangan kamu yang benar-benar di ujung tanduk. Bisnis usaha kamu gagal, utang dimana-mana, kondisi keluarga kamu sangat memprihatinkan, anak-anak kamu susah di atur, bahkan suami kamu suka bermabuk-mabukan dan malas bekerja. atau kamu sedang berada dalam situasi yang pusing, pekerjaan yang berat, tanggung jawab di kantor yang besar, cari ide hingga pikiran stress, tak tahu harus melakukan apa.

Banyak orang yang memutuskan lari dari masalah, bahkan pasrah dengan masalah. Ingat! ‘Semakin lari, semakin dikejar dan semakin menyerah semakin hancur.’

Lalu solusinya apa? Kita harus memiliki semangat pejuang seperti si keledai. Dia menghadapi masalah dengan mencari ide, dia menghadapi masalah dengan tekun walaupun lama. Dia menghadapi masalah step by step.

Demikian dengan kita yang seharusnya hadapi masalah dengan sukacita. Datang kepada Tuhan dan minta hikmat. Bertanya bagaimana caranya dan kemana kamu harus melangkah. Bertanya apa idenya supaya kamu bisa menyelesaikan masalah ini langkah demi langkah. Bertanya kepada-Nya! Bergantung kepada-Nya.

Matius 11:28: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.”

Yeremia 17:7: “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya kepada Tuhan!”

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Deden 24 February 2018 - 02:42:21

Apa tindakan saya kalo istri meninggalkan rumah ta.. more..

0 Answer

anastasia 23 February 2018 - 16:35:52

bagaimana menghadapi orangtua yang selalu minta ua.. more..

1 Answer

desy deska 23 February 2018 - 11:06:47

Syalom saya Deska, mohon doanya yah untuk iman sa.. more..

2 Answer


Lin Fei Ping 22 February 2018 - 16:35:26
Shalom,saya Lin Fei Ping,mohon doa supaya dibantu ... more..

Lilyana Olivia 22 February 2018 - 07:44:10
Shaloom... Sejak melahirkan anak, kehidupan persek... more..

Arianto 21 February 2018 - 17:47:20
mohon doa pemulihan ekonomi keluarga, terbebas dar... more..

sekar marutic 20 February 2018 - 21:14:33
Mohon bantu dalam doa, supaya saya bisa diangkat ... more..

Banner Mitra Week  3


7379

advertise with us