Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

1717387258563145

Official Writer
3149


Hampir setahun saya memperhatikan ‘new beginning’ dari kehidupan suami dan adik perempuanku, setelah si Danish lahir dalam keluarga besar kami. Anak ini mengubah seluruh gaya hidup dari mereka berdua. Yang tadinya sangat ‘bebas’ dan super ‘aktif’’ kini adikku menjadi sangat stuck kepada bayinya.

Dia meninggalkan segala kebiasaan yang dia lakukan ketika dia masih lajang. Dia meredam keinginannya untuk membeli baju baru atau aksesoris baru demi membeli pakaian baru untuk Danish. Dia memberikan segala yang terbaik kepada anaknya bahkan itupun dia masih merasa belum cukup.

Bahkan ketika anaknya memberontak, dia tidak pernah berhenti membelikan makanan kesukaan anaknya malahan dia begitu mengasihinya dan selalu memberikan yang terbaik. Saya salut melihat perubahan yang signifikan yang terjadi padanya apalagi setelah dia memiliki anak.  Saya tahu bahwa inilah yang disebut cinta tulus orangtua.

Melihat hal ini, saya memikirkan  tentang Allah yaitu Yesus Kristus yang mati di kayu salib untuk kita.

Dengan segala kerendahan hati-Nya dan melepaskan ke’Tuhan’an-Nya, Dia berani mati untuk kita. Bukan supaya Dia disebut seorang jagoan ataupun pahlawan dunia, tetapi karena Dia begitu mengasihi kita, anak-anakNya.

Kasih karunia-Nya membuat kita selamat dan memiliki kesempatan untuk bertobat dan selamat. Karena kasih karunia-Nya, kita beroleh pengampunan atas dosa-dosa kita, diberikan-Nya kesempatan buat kita yang berdosa untuk menyadari dosa kita dan bangkit untuk bertobat.

Beberapa hari yang lalu, saya sedang merenung mengenai diri saya secara pribadi dan begitu banyak orang-orang yang dikatakan ‘sudah percaya Yesus dan baptis namun masih saja jatuh kepada dosa.’

Nah, saya mau katakan bahwa nggak ada satupun manusia yang sempurna di muka bumi ini. Tidak memandang bagaimana level kerohaniannya, pastilah dia bisa jatuh ke dalam dosa. Entah dosa kecil ataupun besar. Namun kenapa sampai hari ini kita masih hidup dan tidak dihukum ya? Kenapa kita masih memiliki kesempatan untuk diampuni?

Pernahkah kalian berpikir sampai ke sini?

Ya! Saya sangat memikirkannya.

Yohanes 3:16 berkata:” Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Saya mau mengajak kamu membaca ayat itu berulang-ulang hingga kamu menemukan jawaban yang sangat detail. Dan jawabannya adalah “karena kasih Allah lah sehingga kita beroleh kesempatan untuk hidup dan diampuni dari dosa.”

Jadi, jangan pernah izinkan dosa mengintimidasi kamu sehingga kamu terus mengingat dosa masa lalu kamu dan membuat kamu susah untuk move on dan bangkit!

Sekali lagi saya ingin kita mengingat bahwa Yesus sudah mati untuk kita, dan iblis juga dosa telah dikalahkan! Ini saatnya kita bangkit lagi dan lagi dari dosa, kembali ke Tuhan dan menjagai diri kita sekiranya kita menutup celah untuk iblis dan biarlah namaNya dimasyurkan lewat hidup kita.


Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Rizam Lede 17 December 2018 - 13:25:45

Mencari pacar yang Takut akan Tuhan

0 Answer

antonia anton 14 December 2018 - 16:16:46

stress

1 Answer

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer


chintya agustin sulistiani 15 December 2018 - 12:51:18
Tolong bantu doa saya. Saya mau ikut Yesus, tapi k... more..

chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Banner Mitra Week  3


7227

advertise with us