Inta

Official Writer
1468


Bekerja dengan waktu yang cukup panjang tidak selalu buruk, kok. Terutama kalau apa yang kita kerjakan adalah hal yang kita senangi. Walaupun tubuh lelah karena harus memakan waktu lebih lama, perasaan bangga dan senang akan kita rasakan saat kita menikmati apa yang sedang dikerjakan. 

Biasanya perusahaan akan membayar kita lebih seiring dengan lamanya waktu yang kita gunakan untuk mengerjakan pekerjaan yang menumpuk itu. Jika kita pikir kalau lembur adalah sebuah pelarian untuk mendapatkan uang tambahan, mungkin kita harus memikirkan tiga hal dibawah ini. 

1. Makanan ekstra saat lembur

Saat kita terpaksa untuk lembur, otomatis akan ada uang yang dikeluarkan untuk makan malam. Ditambah lagi jika kita pulang hingga larut malam yang membuat esok paginya kita tidak sempat untuk menyiapkan bekal untuk di bawa ke kantor. Bukankah ini artinya kita harus rela kehilangan beberapa rupiah uang yang dikeluarkan untuk makanan? 

2. Beresiko pada kesehatan tubuh kita

Saat terlalu sering menghabiskan waktu untuk lembur, otomatis waktu kita untuk beristirahat akan berkurang. Coba kita bayangkan pola hidup yang akan kita jalani jika terlalu sering lembur. Misalnya saja tidak memiliki waktu tidur yang cukup, minum terlalu banyak kopi, kurangnya konsumsi makanan sehat atau tidak berolahraga. Tentu saja kebiasaan ini akan berakibat buruk pada kesehatan jika dibiarkan terus menerus. 

3. Kehilangan waktu untuk keluarga 

Sudah sangat jelas kalau waktu untuk keluarga akan berkurang saat kita memilih untuk bekerja lembur. Waktu, bagi sebuah keluarga adalah hal yang paling berharga. Bekerja dengan keras memang adalah sebuah keharusan. Namun sebagai seorang Kristen kita diminta untuk beristirahat dan keluar dari rutinitas sejenak.

Seperti dalam Pengkhotbah 8:15, "Oleh sebab itu aku memuji kesukaan, karena tak ada kebahagiaan lain bagi manusia di bawah matahari, kecuali makan dan minum dan bersukaria. Itu yang menyertainya di dalam jerih payahnya seumur hidupnya yang diberikan Allah kepadanya di bawah matahari." 

Setiap bulannya, cobalah untuk mengevaluasi hasil pekerjaan kita. Apakah waktu yang dihabiskan untuk bekerja ini sepadan dengan apa yang kita dapatkan? Evaluasi ini berfungsi agar kita tahu mana pekerjaan yang harus diprioritaskan. Dengan begini, kita bisa lebih bijak dalam mengatur waktu bekerja. 

Kesibukan kita di kantor jangan sampai membuat kita lupa akan kehidupan diluar kantor. Walaupun sibuk, kita harus bisa meluangkan waktu untuk Tuhan, keluarga dan teman. 24 jam waktu dalam sehari adalah milik Tuhan, setidaknya luangkan sedikit waktu kita untuk mengucap syukur atas kebaikan yang telah Ia berikan. Seperti tertulis dalam Mazmur 63:5, "Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu."


Sumber : wisebread/jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

advertise with us


7250

Banner Mitra Juni Week 1-2