Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
843


Jika seseorang akan mendapatkan predikat sarjana, master atau doktor dalam waktu tertentu, maka lain halnya dengan pernikahan. Diperlukan waktu seumur hidup untuk bisa mengenali sosok istri kita.

Dalam Efesus 5:25-27, "Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diriNya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diriNya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela."

Kita harus mengasihi istri seperti Kristus mengasihi gerejaNya. Banyak dari kita yang mengartikan firman ini dengan cara berkorban. Misalnya saja sampai mengorbankan kebutuhan dan kenyamanan kita sendiri.

Namun Kristus kembali memberi tahu kita mengenai kasih yang sering kita salah pahami. Yohanes 2:24-25, "Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia,  sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia."

Tuhan Yesus mengetahui setiap kita. Bahkan faktanya, Dia lebih mengetahui dibanding dengan diri kita sendiri. Dalam Mazmur 139:15, "Tulang-tulangku tidak terlindung bagiMu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah."

Baca juga: Warnai Hari-hari Pernikahan Penuh Keseruan dan Bahagia Dengan 5 Cara Ini

Tuhan Yesus mengetahui setiap pribadi kita, namun Ia tetap mengasihi kita. Roma 5:8, "Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."

Lalu, apa sih arti dari ayat-ayat diatas ini?

Tuhan Yesus mengasihi kita meski Ia tahu apa pun rahasia yang kita simpan. Seharusnya hal ini menjadi motivasi bagi kita untuk melakukan yang terbaik untuk lebih mengasihi istri kita. Ketika mulai memahami sosok istri, artinya kita mendapatkan kesempatan untuk lebih lagi mengasihinya.

Ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui mengenai para istri

1. Mereka ingin terus dikejar

Sama seperti halnya gereja yang ingin menerima banyak kasih dari Tuhan, istri menginginkan kasih dan perhatian yang lebih dari kita. Mereka ingin kita seakan mengejarnya walaupun kita sudah lama tinggal bersamanya. Sebagai seorang suami, kita terkadang hanya mengingat tanggung jawab yang kita emban sebagai kepala keluarga.

Hal ini tidak ada salahnya, kok. Tetapi sebagai pasangan yang sudah menjadi satu dalam Tuhan, saat kita melimpahkan kasih kepada pasangan, ini sama seperti kita sedang mengasihi diri kita sendiri. Tunjukkanlah lebih banyak kasih sayang dan cinta dalam kehidupan pernikahan . Karena kebahagiaan pasangan berarti juga kebahagiaan kita.

2. Mereka rindu tuntunan kita, walaupun nampaknya mereka adalah sosok yang mandiri

Seperti kerinduan gereja akan tuntunan Yesus, maka istri juga merindukan tuntunan kita sebagai kepala rumah tangga dan menuntun mereka agar berada dalam pernikahan kudus yang sesuai dengan kehendakNya.

Kita tidak bisa meminta mereka yang memimpin keluarga, karena berkat sebagai kepala keluarga Tuhan berikan kepada suami. Sebagai suami, kita harus menuntun istri ke arah Tuhan, misalnya dengan memimpin doa atau mempelajari firman Tuhan bersama.

3. Mereka tetaplah seorang gadis kecil dalam hatinya

Gereja sangat mendambakan kehadiran Kristus pada setiap permasalahan yang terjadi dalam kehidupan. Begitu juga istri kita ingin menerima penghiburan, perlindungan, keamanan, dikasihi dan disediakan.

Istri mungkin terlihat sebagai pribadi yang kuat dan keras, namun ada hati sebagai gadis kecil yang tersembunyi dalam dirinya yang menginginkan kasih sayang dan cinta dari kita. Bahkan, sebagai seorang wanita yang dewasa, mereka masih menyukai saat kita mengatakan kalau dirinya cantik dan betapa menyenangkannya waktu yang dihabiskan bersamanya.

Kristus ingin kita sebagai suami mengasihi istri sebagaimana Ia mengasihi gerejaNya. Karenanya, penting untuk menempatkan istri kita sebagai diri kita sendiri. Mungkin kita sibuk dengan pekerjaan dan terfokus pada anak. Namun, memberikan perhatian dan kasih sayang yang lebih kepada istri juga sama artinya dengan mengasihi diri kita sendiri. 

Sumber : christianitytoday

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

0 Answer

Marcelina Mega 6 December 2018 - 22:53:44

Pacaran dengan sepupu

0 Answer

Roy Hendrawanto 4 December 2018 - 00:01:52

Solusi terbebas dari hutang kartu kredit

1 Answer


chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Febe Widyawati 29 November 2018 - 22:08:03
Saya mohon bantuan doanya supaya pergumulan saya t... more..

Banner Mitra Week 2


7226

Superyouth