Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta Destria

Official Writer
344


Perasaan gembira adalah salah satu yang menjadikan keseharian kita penuh semangat. Jika pada awal kita menikah kita sudah memikirkan bahwa pernikahan itu akan menyenangkan dan seru, maka kita benar. 

Dalam Pengkhotbah 9:9, "Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagiamu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari."

Tuhan mengatakan kalau kita harus menikmati kehidupan kita bersama pasangan kita dalam keadaan sesulit apa pun. Tuhan tidak memberi kita pasangan sebagai sebuah permasalahan, namun Ia memberi kita pasangan sebagai teman untuk melalui setiap masalah yang ada. 

Dibawah ini adalah beberapa cara kita menikmati kehidupan pernikahan kita. 

1. Putuskan cara kita bersenang-senang 


Bahagia adalah sebuah keputusan, bukan hasil. Karenanya kita harus memutuskan cara tersendiri bagaimana perasaan bahagia tersebut bisa terus menerus hadir dalam kehidupan pernikahan. Contohnya adalah ketika memilih pergi makan malam berdua dengan pasangan kita. 

Ketika bahagia kita tempatkan dalam hasil dan bukan keputusan, maka kualitas pernikahan kita ditentukan dari perkataan dan tindakan antara satu dengan yang lainnya. Namun sebaliknya, ketika bahagia adalah sebuah pilihan dan bukan hasil, maka kualitas pernikahan kita ditentukan dari sikap atau attitude. 

Jika kita menginginkan keseruan dan bahagia dalam kehidupan pernikahan, mulailah dengan menciptakannya dibandingkan menunggunya. Keseruan satu sama lain bisa diciptakan dimana pun, seperti pada obrolan sehari-hari, saat terjebak macet, makan malam, atau saat bertemu dengan orang tua kita. Keputusannya ada di dalam diri kita sendiri.

2. Bersenang-senanglah dalam setiap waktu 


Waktu yang sibuk membuat kita tidak memiliki cukup waktu untuk bersama pasangan di rumah. Ketika kita punya sedikit waktu, itu hanya akan membahas mengenai gaji yang diterima, anak-anak, atau pekerjaan. 

Percakapan yang cenderung berat ini terkadang harus dikesampingkan dan mulai untuk menciptakan suasana gembira dengan membuka percakapan ringan atau jokes. Saat kita terjebak dalam kemacetan di dalam mobil, kita mendengar lagu yang asyik untuk kita nyanyikan, maka menyanyilah, kemudian ajak pasangan kita untuk ikut menyanyi. 

Momen kecil ini yang akan membuat kehidupan pernikahan kita jauh lebih menyenangkan. Dalam Amsal 17:22a, "Hati yang gembira adalah obat yang manjur."

3. Cari permainan seru untuk dimainkan dimana saja


Salah satu permainan yang bisa kita mainkan dengan pasangan adalah permainan "kamu pilih yang mana?" Permainan ini sangat mudah, tidak memerlukan papan permainan atau hal yang lainnya, bisa dimainkan dimanapun. 

Kita bisa bertanya mengenai beberapa pertanyaan kepada pasangan kita. Contohnya saja "kamu pilih danau atau laut?" atau "kamu pilih makan malam di restoran atau nonton?" 

Pertanyaan ini dapat membuka percakapan dengan pasangan kita. Bahkan terkadang ada debat-debat seru yang tercipta dari jawaban pasangan kita yang terdengar aneh buat kita. Atau saat kita tahu mengenai apa yang akan dijawab oleh pasangan kita, katakanlah "aku tahu pasti jawabannya itu. Aku kenal kamu sangat baik ternyata."  

Baca juga: Saat Penikahan Dilanda Kesepian. 5 Langkah Ini Tepat Mengatasinya

4. Rencanakan waktu-waktu keseruan bersama 


Saat bisa menemukan hal-hal kecil yang bisa membawa tawa bersamanya, kita mungkin akan menginginkan hal yang sedikit besar. Mungkin inilah saatnya kita menciptakan waktu yang bisa dihabiskan bersama. 

Misalnya saja saat anak-anak sedang menginap di rumah nenek, kita bisa merencanakan beberapa kegiatan untuk dihabiskan bersama. Misalnya pergi menonton atau makan malam bersama berdua.

5. Rencanakan pengeluaran anggaran untuk kesenangan bersama 


Memang kebahagiaan tidak bisa dibeli. Tetapi jika kita bisa menggunakan sedikit uang kita untuk merencanakan sebuah liburan yang sudah lama kita idamkan bersama pasangan, kenapa tidak? 

Kebanyakan alasan pasangan tidak melakukan liburan berdua adalah karena tidak bisa meninggalkan anak-anak di rumah sendirian. Namun, liburan tidak berarti harus pergi ke sebuah tempat mewah yang jauh, kok. Cukup ciptakan sedikit waktu untuk dihabiskan bersama berdua.

Kita seringkali mendengar kalimat "carilah sebuah pekerjaan yang bisa dinikmati, sehingga kita merasakan ada beban dalam diri kita." Sama halnya seperti pernikahan yang harus dinikmati. Saat kita menemukan caranya, maka kebahagiaan dalam pernikahan bukanlah hal yang sulit untuk di dapatkan.


Sumber : focusonfamily

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Deden 24 February 2018 - 02:42:21

Apa tindakan saya kalo istri meninggalkan rumah ta.. more..

0 Answer

anastasia 23 February 2018 - 16:35:52

bagaimana menghadapi orangtua yang selalu minta ua.. more..

1 Answer

desy deska 23 February 2018 - 11:06:47

Syalom saya Deska, mohon doanya yah untuk iman sa.. more..

2 Answer


Lin Fei Ping 22 February 2018 - 16:35:26
Shalom,saya Lin Fei Ping,mohon doa supaya dibantu ... more..

Lilyana Olivia 22 February 2018 - 07:44:10
Shaloom... Sejak melahirkan anak, kehidupan persek... more..

Arianto 21 February 2018 - 17:47:20
mohon doa pemulihan ekonomi keluarga, terbebas dar... more..

sekar marutic 20 February 2018 - 21:14:33
Mohon bantu dalam doa, supaya saya bisa diangkat ... more..

Banner Mitra Week  3


7379

advertise with us