Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
1337


Umat Kristen di Pakistan kembali berkabung lantaran terjadi bom bunuh diri yang tewaskan 11 orang, lebih dari 50 orang luka-luka dan banyak orang yang masih ada dalam kondisi kritis, dilansir dari christianitytoday.

Hanya sepekan sebelum perayaan kelahiran Sang Juruselamat, ada banyak pelayat yang hadir dalam acara pemakaman pada Senin, 18 Desember 2017 kemarin. Pelaku teror kali ini menargetkan menargetkan Gereja Metodis, Bethel Memorial di kota Quetta, sebelah barat daya provinsi Balochistan, Pakistan. 

Baca juga: Hanya Sepekan sebelum Natal, Bom Bunuh Diri di Gereja Pakistan, Tewaskan 8 Orang

Serangan ini dilakukan kepada jemaat yang tengah melakukan ibadah Minggu. "Pagi itu kami dipenuhi dengan sukacita," kata Sohail Yousuf. 


"Kami menyanyikan beberapa pujian, anak-anak menampilkan beberapa program Natal. Saat Pastor Simon Bashir menyelesaikan kotbahnya, kami semua melebur mendekati altar ketika mendengar suara tembakan dari luar gereja." 

Salah seorang anak Yousef meninggal, gadis yang masih berusia 13 tahun. Sementara kakaknya, Wasiqa (16 tahun) kini sedang berada dalam kondisi yang kritis setelah menjalani operasi. 

"Kami mengunci semua pintu dan berdoa agar Tuhan melindungi kami semua," ungkapnya. "kemudian pelaku bom bunuh diri meledakan dirinya pada pintu utama. Ledakan menghancurkan pintu dan menyebabkan banyak orang luka-luka d dalam. Ketika kita berlarian keluar untuk menyelamatakn diri, mereka ditembaki oleh teroris yang ada di halaman gereja. Namun kemudian situasi terkontrol saat beberapa relawan pengaman gereja dan polisi datang." 

Baca juga: Heboh Teror Bom Di Gereja Sepanjang Tahun Ini, Polri Gelar Operasi Lilin Tuk Amankan Natal

Salah seorang anggota gereja, Sheezan William  berkata bahwa orang pertama yang terbunuh adalah penjaga keamanan gereja, George Masih, yang berusaha untuk menghentikan seseorang yang hendak mendekati gereja. 

"Saya datang untuk mengetahu apa yang sebenarnya sedang terjadi, namun saat itu sudah terjadi tembakan disana," jelas William. "Saya menelepon dua orang pemuda yang bertugas di paduan suara. Saya dapat mendengar suara tembakan dari telepon, kemudian saya segera datang ke gereja." 

Brogadir Samson Simon Sharaf yang merupakan seorang analisis politik yang dekat dengan lembaga keamanan yang sedang bertugas mengatakan "satu orang teroris berhasil ditembak sebelum dirinya meledakan diri di dalam gereja. Namun, salah seorang lainnya berlari ke pintu utama kemudian berhasil meledakan diri disana."


Sumber : christianitytoday/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

1 Answer

Marcelina Mega 6 December 2018 - 22:53:44

Pacaran dengan sepupu

0 Answer


chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Febe Widyawati 29 November 2018 - 22:08:03
Saya mohon bantuan doanya supaya pergumulan saya t... more..

Banner Mitra Week 2


7229

advertise with us