Dear Suami, Nggak Ada Istri Yang Rela Dibandingin Dengan Wanita Lain Meskipun Ibumu

Marriage / 19 December 2017

Dear Suami, Nggak Ada Istri Yang Rela Dibandingin Dengan Wanita Lain Meskipun Ibumu
Sumber: https://hips.hearstapps.com/cosmouk.cdnd
Naomii Simbolon Official Writer
3614

Drama mertua dan menantu wanita memang sepertinya selalu menjadi problematika paling paten dalam kehidupan rumah tangga. Bagaimana tidak, ketegangan ibu dan menantu wanitanya sepertinya menjadi serial dengan ribuan episode. Meskipun terkesan klise, tapi benar adanya hubungan mertua dan menantu wanitanya sulit untuk akur.

Hmm, sebenarnya alasan apa yang menyebabkan mertua dan menantu wanita sulit akur? Berikut penjelasannya

Menantu Dianggap Tidak Mampu Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Keluarga

Well, ada petuah klasik dalam pernikahan. Saat kamu menikah, maka nikahilah seluruh keluarganya. Cintai keluarganya seperti kamu mencintai keluargamu. Bukankah, setelah menikah kamu menjadi bagian dari hidup pasangan kamu?

Setiap anak dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang berbeda. Maka tidak mengherankan setelah menikah ada culture shock. Hal inilah yang menyebabkan percekcokan antara mertua dan menantu wanitanya. Keadaan ini diperparah dengan menantu yang tidak mau menyesuaikan diri.

Karena Wanita Tidak Suka Dibandingkan

Tidak ada wanita manapun yang suka dibandingkan. Meskipun dengan ibu orang yang paling dicintai sekalipun. Saat itulah ego antara menantu dan mertua dipertaruhkan. Perasaan dibandingkan pun menumbuhkan kompetisi di antara keduanya. Apalagi, mereka tinggal di satu atap.

Rebutan untuk diperhatikan oleh suami/anak laki-lakinya pun menjadi drama yang menjadi makanan sehari-hari.

Drama mertua dan menantu wanita ini memang klise, tapi bukan berarti tidak dapat diselesaikan. Sebagai menantu wanita tunjukkan pada mertua bahwa kamu adalah menantu yang dapat diandalkan dan menjadi pasangan yang baik untuk anaknya. Jalin hubungan yang baik dengan mertua. Bukankah setelah menikah, mertuamu adalah orang tua bagi kamu?

Sedangkan untuk mertua, jadilah teman bagi menantu wanitamu. Pahamilah bahwa dia adalah istri dari anak laki-lakimu. Perlakukan dia seperti kamu ingin diperlakukan. Jangan membuat rumit masalah yang sebenarnya sepele.

Bagi suami, berhentilah membandingkan. Ibu dan istri adalah dua orang yang berbeda. Mereka tidak dapat saling menggantikan peran satu sama lain. Semoga, pertengkaran mertua dan menantu wanitanya segera berakhir ya. 

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Memuat komentar...

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?