Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

1717387258563145

Official Writer
1084


“Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh dan satu Roh sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu.” (Efesus 4:2-4)

Saat saya membaca firman itu, saya mengingat seorang pria yang dekat dengan saya. Sebut saja namanya Ben.

Setiap kami bepergian dengan kenderaan online, dia selalu memberi tips. Untuk beberapa kali, dia selalu memberi tip bahkan diatas dari harga yang tertera di aplikasi. Sebagai kekasih, tentu saya marah dan berkata :”kamu ngapain sih memberi tip sebanyak itu? Harga mobilnya aja 15 ribu dan kamu malah kasih tip 15 ribu? Kok gitu sih, habis-habisin uang banget.”

Yap! Tentu sebagai wanita, kita sangat perhitungan dan memikirkan setiap uang yang keluar dari dompet. Bukan pelit, tetapi ngira-ngira bukan?

“Kan memberkati yank. Nggak apa-apa dong. Mereka susah lho cari uang dan mereka pasti sangat butuh uang,” responnya dengan manis sekali.

Tapi bagi saya, memberi harus berkhikmat dan nggak sebanyak itu. Memangnya kita nggak nyari uang juga?

Dan sejak hari itu, setiap perjalanan saya akan selalu mengecek berapa uang yang diberikan kepada sopir online. Dan dia selalu melihat aku dan bertanya:” Aku kasih tip 10 ribu ya.”

Kadang kala, dia akan merengek dan berbisik:” Jangan dikurangi lagi tipnya yank, kasih segitu aja. 8000 ribu aja, plis! Kasih segitu ya!.”

Entah apa yang ada didalam pikiran pria itu. Tapi bagi saya, “dia sedang memperkaya kenderaan online tanpa ngira-ngira.”

Setelah berjalan cukup lama dengan kebiasaan dia yang sama. Aku semakin terganggu dalam pikiranku dan bertanya dalam hatiku: “Tuhan, itu baik atau dia nggak berhikmat sih? Setiap hari begitu, dia bisa tekor.”

Setuju bukan? Tetapi cara pria itu mengajar aku dan Roh kudus mengingatkan bahwa seharusnya kita saling membantu dalam kasih dan membangun kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera seperti yang tertulis di efesus 4.

Saat saya mengurangi nilai tip yang diberikan olehnya, dia merengek seperti memaksa harus memberi sedemikian nilainya . Dan ternyata begitulah caranya membangun damai sejahteranya dan membantu dengan tulus.

“Saya tau betapa sulitnya bekerja online naomi. Saya nggak mau tau apakah dia keluarga kaya dan banyak orderan atau nggak. Tapi yang saya tau, saya didorong untuk memberi demikian, ya aku harus lakukan daripada aku merasa nggak tenang,” jelasnya.

Bahkan sampai hari ini, dia nggak pernah kekurangan apapun dalam segi keuangan. Bahkan Tuhan memberkati pekerjaan dan setiap project yang dia kerjakan.

Dia memiliki hati memberi dan nggak takut kehilangan bahkan kehabisan uang. Secara pribadi, saya di ajar bahwa memberilah dengan tulus dan taat kepada roh kudus

2 Korintus 9:6-7:” Orang yang menabur sedikir, akan menuai sedikit juga dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi denga sukacita.”

 

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

1 Answer

Marcelina Mega 6 December 2018 - 22:53:44

Pacaran dengan sepupu

0 Answer


chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Febe Widyawati 29 November 2018 - 22:08:03
Saya mohon bantuan doanya supaya pergumulan saya t... more..

Banner Mitra Week 2


7229

advertise with us