Gara-gara 500 Tahun Reformasi, Hubungan Gereja Katolik dengan Lutheran Kembali Mesra

Gara-gara 500 Tahun Reformasi, Hubungan Gereja Katolik dengan Lutheran Kembali Mesra

Budhi Marpaung Official Writer
2584

Ada hal menarik yang terjadi pada peristiwa peringatan ke-500 tahun reformasi gereja. Dua gereja yakni Katolik dan Lutheran yang beratus tahun memiliki pandangan berbeda terhadap kejadian 31 Oktober 1571, di tahun ini justru menyuarakan hal yang senada.

Seperti dikutip dari christianpost Rabu (1/11), Gereja Katolik Roma mengeluarkan sebuah pernyataan bersama dengan Federasi Gereja-gereja aliran Lutheran Sedunia (Lutheran World Federation) pada Selasa (31/10) terkait lima abad kejadian yang mengangkat tokoh Martin Luther itu. 

"Di antara berkat-berkat dari tahun peringatan ini adalah kenyataan bahwa untuk pertama kalinya orang-orang dari kaum Lutheran dan Katolik telah melihat Reformasi Gereja dari perspektif ekumenis. Hal ini memungkinkan wawasan baru tentang peristiwa abad ke-16 yang menyebabkan perpisahan kita," demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.


"Kami menyadari bahwa sementara masa lalu tidak dapat diubah, pengaruhnya terhadap kita saat ini dapat berubah menjadi stimulus untuk menumbuhkan persekutuan, dan sebuah tanda harapan bagi dunia untuk mengatasi perpecahan dan fragmentasi. Sekali lagi, telah menjadi jelas bahwa kita memiliki kesamaan jauh lebih banyak dari hal-hal yang masih membelah kita,” sambung bunyi pernyataan bersama itu.

Reformasi Gereja yang sampai hari ini dirayakan tidak bisa lepas dari sosok seorang pria bernama Martin Luther. Walaupun bukanlah yang pertama kali melakukan usaha untuk merombak gereja Katolik yang zaman itu sarat akan praktik-praktik menyimpang, tetapi aksinya telah mengobarkan semangat orang-orang di tempat-tempat lain untuk mengembalikan gereja-gereja kepada ajaran Alkitab yang sebenarnya.

Baca juga: Kebaktian Nasional Reformasi 500 di Yogya Batal, Ini Klarifikasi Pihal Pdt. Stephen Tong!

Sumber : christianpost.com

Ikuti Kami