Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
2297


Seringkali kita meyakini pandangan bahwa masa lajang adalah masa bersenang-senang; waktu dimana kita bebas berbuat apa saja sesuka hati. Masa dimana kita gak perlu pusing dengan orang lain. Benarkah seperti itu?

Jika kita benar-benar memercayai hal tersebut maka kita sebenarnya sedang membuat masalah untuk kehidupan kita di masa mendatang. Mengapa? Karena berubah di saat kita sudah seharusnya menjadi seorang pribadi yang tepat memiliki pasangan hidup, itu sama artinya kita sedang membawa diri kita kepada pencobaan. Berubah karena orang lain, sifatnya hanyalah sementara saja. Perubahan itu harus lahir dari keputusan diri sendiri.

Karena kita adalah seorang Kristen, maka kita berubah untuk menjadi pribadi yang serupa seperti Kristus. Ini tidak bisa dengan kekuatan sendiri tentu saja, melainkan perlu mengandalkan pertolongan dari Roh Kudus.  

Satu diantara karakter Kristus yang penting juga ada di dalam diri kita adalah pribadi-Nya yang penuh perhatian. Karakter ini adalah lawan dari cuek.


Di Alkitab sendiri terdapat sejumlah ayat yang mengangkat soal hal ini. Inilah beberapa diantaranya yang dituliskan di kitab suci:

1. Amsal 21:13

Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.

2. Lukas 10:31-32, 36-37

Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan. Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?" Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"

3. 1 Yohanes 3:17-18

Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

4. Matius 25:40

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

5. 1 Tesalonika 5:11

Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.

6. Yohanes 13:34-35

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."

Baca Juga: Ayo Berbisnis! Inilah 5 Ayat Alkitab Bagi Kamu yang Mau Terjun ke Dunia Usaha

Tuhan tidak pernah merancang kita menjadi pribadi yang acuh tidak acuh dengan orang lain. Ia mau kita penuh kasih sama seperti diri-Nya. Ia rindu kita memperhatikan satu dan lainnya sama seperti Ia telah melakukannya kepada kita.

Sumber : Jawaban.Com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Bagus Prastio 19 January 2018 - 11:55:57

apakah karyawan wajib mengeluarkan iuran yg di min.. more..

0 Answer

Theresia Prichilia O. Kaurow 18 January 2018 - 22:55:27

Kenapa kok kita harus mengaku dosa kepada manusia?

0 Answer

Fall Rori 17 January 2018 - 19:48:30

Pengertian roh kudus

0 Answer


Seprina R.S.Aritonang 18 January 2018 - 21:47:05
Aku ingin berdoa supaya Tuhan jamah hatiku untuk s... more..

Jayesthu Julianto Basar 18 January 2018 - 20:28:33
Doakan keluarga kami (chairul sekeluarga, yeti se... more..

irene gunawan 18 January 2018 - 01:23:40
Mohon bantuan doanya.. Dulu saya pernah mengalami... more..

Eliseo hizkia 9 January 2018 - 20:09:12
Saya Pribadi sudah merasa begitu lelah menghadapi ... more..

Banner Mitra Week 2


7358

advertise with us