Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
2329


Salah satu masalah utama seorang anak hari-hari ini adalah masalah berkaitan dengan berat badan. Sebagaimana dikutip Komisi Perlinduangan Anak Indonesia dari unmich edu, obesitas adalah satu dari sepuluh persoalan yang banyak dihadapi oleh anak-anak.

Kelebihan berat badan pada anak tidak semerta-merta terjadi karena keinginan seorang anak, ternyata ayah-ibu punya peranan penting dalam hal itu. Menurut Psikolog anak, Naomi Soetikno, tanpa disadari orangtua menerapkan aturan atau membiasakan anak untuk melakukan pola makan yang tidak sehat.

“Anak adalah peniru ulung, mereka akan makan apa yang dimakan oleh orangtuanya, masalah makan pada anak juga dipengaruhi oleh orangtua," ucap Naomi seperti dilansir 1health id, Rabu (24/8/2016).

Pembiaran untuk memakan apapun yang disukai seringkali dilakukan oleh orangtua supaya buah hati mereka tidak rewel. Mereka berpikir dengan memberikan izin maka mereka terbebas dari masalah. Padahal, sebenarnya itulah yang justru menjadi awal terjadinya obesitas pada anak.

Lalu, benarkah apa yang dilakukan oleh orangtua ini? Apakah hal tersebut sesuai dengan ajaran firman Tuhan? Berikut adalah tiga (3) ayat Alkitab untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut:

1. Amsal 22:6

Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Penjelasan kaitan ayat: Suka atau tidak, orangtua adalah cerminan dari anak-anak. Mereka akan meneladani apa yang dilakukan oleh ayah-ibu mereka. Jika gaya hidup kita adalah gaya hidup yang tidak sehat maka jangan berharap anak-anak akan memilih gaya hidup yang sehat.  

Mendidik yang terbaik kepada anak adalah lewat keteladanan.

2. Amsal 13:24

Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.

Penjelasan kaitan ayat: Mengasihi bukan berarti memberikan apa yang kita kasihi mau. Terkadang, mengasihi juga bisa lewat teguran atau bahkan tongkat ajaran kepada mereka. Anak bisa jadi menangis atas apa yang kita lakukan kepada mereka, tetapi kita sadar lewat cara itulah anak kita akan selamat dari hal-hal yang buruk atau sesuatu yang tidak baik untuk mereka.

3. Amsal 29:15

Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.

Penjelasan kaitan ayat: Pada akhirnya disiplin yang dilakukan oleh para orangtua adalah untuk kebaikan sang anak juga. Membiarkan anak berlaku buruk atau mengembangkan gaya hidup yang buruk tidak hanya merugikan mereka, tetapi juga membuat nama kita sebagai orangtua jadi buruk di mata banyak orang termasuk di lingkungan sekitar.

Jadi, jika kita benar-benar mengasihi anak-anak kita maka bimbinglah mereka dalam gaya hidup yang sehat. Didiklah dengan sabar karena lewat keteladanan yang ditunjukkan dan komitmen, mereka nantinya pasti mengikuti apa yang diajarkan tanpa harus dipaksa-paksa lagi.

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Vin 24 November 2017 - 02:37:57

Pernikahan saya spt sudah diujung tanduk..saya sud.. more..

1 Answer

Ledo Kartono 22 November 2017 - 12:15:48

apa saja contoh kesombongan dalam religius

1 Answer

Mikey Oei 20 November 2017 - 21:25:50

Kenapa dalam Mat 27 : 44 tertulis berbeda dengan L.. more..

1 Answer


Herman Tan 24 November 2017 - 07:17:01
Tolong doakan sahabat saya joseph k yang mengalami... more..

Marusaha F S 18 November 2017 - 12:09:03
Minta bantu doa utk pekerjaan, dan agar hutang hut... more..

DEDEN SURYADI 16 November 2017 - 03:02:20
Sya minta dukungan doa untuk bisa memiliki rumah d... more..

Leticia 15 November 2017 - 11:34:48
Teman2 JC tolong doakan saya supaya dapat pekerjaa... more..

Banner Mitra Week  3


7335

advertise with us