Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
1895


Salah satu masalah utama seorang anak hari-hari ini adalah masalah berkaitan dengan berat badan. Sebagaimana dikutip Komisi Perlinduangan Anak Indonesia dari unmich edu, obesitas adalah satu dari sepuluh persoalan yang banyak dihadapi oleh anak-anak.

Kelebihan berat badan pada anak tidak semerta-merta terjadi karena keinginan seorang anak, ternyata ayah-ibu punya peranan penting dalam hal itu. Menurut Psikolog anak, Naomi Soetikno, tanpa disadari orangtua menerapkan aturan atau membiasakan anak untuk melakukan pola makan yang tidak sehat.

“Anak adalah peniru ulung, mereka akan makan apa yang dimakan oleh orangtuanya, masalah makan pada anak juga dipengaruhi oleh orangtua," ucap Naomi seperti dilansir 1health id, Rabu (24/8/2016).

Pembiaran untuk memakan apapun yang disukai seringkali dilakukan oleh orangtua supaya buah hati mereka tidak rewel. Mereka berpikir dengan memberikan izin maka mereka terbebas dari masalah. Padahal, sebenarnya itulah yang justru menjadi awal terjadinya obesitas pada anak.

Lalu, benarkah apa yang dilakukan oleh orangtua ini? Apakah hal tersebut sesuai dengan ajaran firman Tuhan? Berikut adalah tiga (3) ayat Alkitab untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut:

1. Amsal 22:6

Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Penjelasan kaitan ayat: Suka atau tidak, orangtua adalah cerminan dari anak-anak. Mereka akan meneladani apa yang dilakukan oleh ayah-ibu mereka. Jika gaya hidup kita adalah gaya hidup yang tidak sehat maka jangan berharap anak-anak akan memilih gaya hidup yang sehat.  

Mendidik yang terbaik kepada anak adalah lewat keteladanan.

2. Amsal 13:24

Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.

Penjelasan kaitan ayat: Mengasihi bukan berarti memberikan apa yang kita kasihi mau. Terkadang, mengasihi juga bisa lewat teguran atau bahkan tongkat ajaran kepada mereka. Anak bisa jadi menangis atas apa yang kita lakukan kepada mereka, tetapi kita sadar lewat cara itulah anak kita akan selamat dari hal-hal yang buruk atau sesuatu yang tidak baik untuk mereka.

3. Amsal 29:15

Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.

Penjelasan kaitan ayat: Pada akhirnya disiplin yang dilakukan oleh para orangtua adalah untuk kebaikan sang anak juga. Membiarkan anak berlaku buruk atau mengembangkan gaya hidup yang buruk tidak hanya merugikan mereka, tetapi juga membuat nama kita sebagai orangtua jadi buruk di mata banyak orang termasuk di lingkungan sekitar.

Jadi, jika kita benar-benar mengasihi anak-anak kita maka bimbinglah mereka dalam gaya hidup yang sehat. Didiklah dengan sabar karena lewat keteladanan yang ditunjukkan dan komitmen, mereka nantinya pasti mengikuti apa yang diajarkan tanpa harus dipaksa-paksa lagi.

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Peddy Kilapong Petroza 22 September 2017 - 09:10:31

Mengapa Tuhan tidak menjawab doa saya

0 Answer

Atim Martini 22 September 2017 - 04:25:01

bagaimana cara bebas dri utang

0 Answer

yunus prasetyo 21 September 2017 - 17:51:27

BAGAIMANA TERBEBAS DARI UTANG

0 Answer


Yuriko Setiawan 20 September 2017 - 22:15:44
Shalom. Sy Yuriko & suami sy Andi Irawan di Bdg, m... more..

Daniel Sadana 17 September 2017 - 18:48:33
Shaloom, mohon bantu doa, aga rkeadaan ekonomi kam... more..

Johanes Sutanto 17 September 2017 - 17:12:06
Hallo, saya Mau request untuk pekerjaan. Bantu DO... more..

blandina siahaan 17 September 2017 - 00:10:33
Syalom, tolong bantuan doanya ya, agar ekonomi kel... more..

Banner Mitra Week  3


7302

advertise with us