Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1404


Hari ini beberapa rekan kerjaku berbagi soal pengalamannya menolong orang yang kurang mampu. Saat bertemu orang-orang ini, mereka mengaku tergerak oleh sesuatu yang besar dari dalam hati mereka. Mereka bahkan nggak mampu mendeskripsikan perasaan itu, tapi yang pasti ada semacam desakan besar yang memaksa mereka untuk menolong orang lain. Di antara mereka, ada yang tergerak membantu dengan memberi sejumlah uang ke seorang kakek, ada yang memberi tumpangan, dan bahkan memberikan makanan.

Kita masing-masing juga mungkin pernah mengalami pengalaman semacam ini bukan? Bertemu dengan orang yang butuh pertolongan lalu tergerak untuk menolong tanpa memikirkan balasan dari yang kita berikan.

Inilah tindakan ‘belas kasih’ atau yang juga kita kenal dengan istilah compassion itu. Kalau bukan karena dorongan kasih dari dalam hati, kita mungkin nggak akan pernah merasakan perasaan mendesak ini.

Pengkhotbah kenamaan Charles Spurgeon mendefinisikan belas kasihan ini sebagai ‘ekspresi dari emosi terdalam yaitu sebuah perjuangan di dalam perut, sebuah kerinduan yang paling mendalam atas rasa iba…" Dia mengaku bahwa Yesus adalah satu-satunya pribadi yang punya belas kasih yang besar kepada orang-orang. Dia menjelaskan, "Saat Juruslamat kita menyaksikan pemandangan tertentu, orang-orang yang melihat Dia sangat memperhatikan agitasi internal-Nya (pengaruh di dalam diri-Nya) yang sangat besar, emosiNya sangat mendalam, dan wajah-Nya penuh penyerahan, pancaran mata-Nya seperti pancuran air mata, dan kamu akan melihat kebesaran hati-Nya mampu meledak dengan kesedihan atas duka cita yang disaksikan oleh mata-Nya. Seluruh kemanusiaan-Nya gelisah karena bersimpati atas penderitaan di hadapan-Nya.”

Belas kasih yang semacam inilah yang banyak kita alami, dan tahukah kamu bahwa perasaan itu datang dari Tuhan. Emosi inilah yang paling kita butuhkan di tengah dunia perang, kelaparan, penyakit, kemiskinan, dan ketakutan belakangan ini. Belas kasih inilah jawaban bagi kita sebagai orang percaya untuk menjadi dampak bagi bangsa-bangsa.

Saat kita jadi pribadi yang berbelas kasihan kita bisa melakukan hal-hal besar ini seperti:

- Jadi saluran berkat bagi banyak kota dan bangsa.

- Jadi jawaban atas orang-orang terpinggirkan di daerah terpencil dan yang membutuhkan bantuan.

- Jadi orang-orang yang diutus Tuhan untuk menolong orang miskin, janda, menderita sakit dan yatim piatu.

- Jadi pemimpin yang mengubahkan karyawan, rekan kerja atau klien bisnis dan banyak hal lain yang bisa kita lakukan.

Dengan menjadi pribadi yang berbelas kasih, kita menunjukkan kepada dunia tentang pribadi Tuhan Yesus sendiri. Karena belas kasih Tuhan bagi kita bisa jadi teladan bagaimana kita bertindak dan memandang orang lain.

Ada beberapa ayat Alkitab yang menuliskan tentang belas kasihan Yesus dan ayat-ayat ini bisa kita renungkan bersama:

Matius 9: 13

“Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

Matius 9: 36

“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”

Matius 14: 14

“Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.”

Filipi 2: 1

“Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan..”

Yakobus 5: 11

“Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.”

Lukas 15: 20

“Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.”

Markus 1: 41

“Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."

Alkitab banyak menuliskan tentang ‘belas kasih’ Yesus. Sama seperti definisi belas kasihan yang disampaikan Charles Spurgeon, Yesus adalah pribadi yang amat berempati dan iba kepada orang-orang kurang beruntung, termasuk orang miskin dan sakit. Itu sebabnya Dia juga mau kita bisa jadi jawaban atas doa orang lain atau jadi saluran berkat bagi orang di luar sana. Pertanyaannya, apakah kamu pernah digerakkan oleh belas kasihan dan mau melakukan sesuatu bagi orang lain? Apakah belas kasihan yang ada di dalammu sudah diaktifkan sehingga berfungsi maksimal untuk mengubah dunia ini?

Mintalah kepada Tuhan belas kasihan yang daripada-Nya, supaya dengan itu hidupmu bisa terasa bagi orang lain.

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Sarah Ranee Pillay 21 September 2017 - 00:06:21

pemimpin

0 Answer

Sarah Ranee Pillay 21 September 2017 - 00:01:26

kepemimpinan

0 Answer

Sarah Ranee Pillay 21 September 2017 - 00:01:00

leadership

0 Answer


Yuriko Setiawan 20 September 2017 - 22:15:44
Shalom. Sy Yuriko & suami sy Andi Irawan di Bdg, m... more..

Daniel Sadana 17 September 2017 - 18:48:33
Shaloom, mohon bantu doa, aga rkeadaan ekonomi kam... more..

Johanes Sutanto 17 September 2017 - 17:12:06
Hallo, saya Mau request untuk pekerjaan. Bantu DO... more..

blandina siahaan 17 September 2017 - 00:10:33
Syalom, tolong bantuan doanya ya, agar ekonomi kel... more..

Banner Mitra Week  3


7303

advertise with us