Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Audrey Ariella

Contributor
872


Pernahkah Anda mendengar berita seorang anak merelakan nyawanya karena suatu hal? Kali ini ada seorang siswi SMP Negeri 2 Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah, berinisial BDH mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Ia bunuh diri dengan menggunakan kerudung warna merdah muda dan hijau yang ditalikan pada kayu blandar dapur karena tak kuat menanggung amarah sang ibu.

Kapolres Klaten AKBP Muhammad Darwis menjelaskan, kasus bunuh diri itu berawal dari pengumuman kelulusan SMP pada Jumat, 2 Juni 2017. Pada puku 11.30 WIB, sang ibu pulang dari sekolah mengambil hasil kelulusan BDH.

“Begitu sampai di rumah (Dusun Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan), ibu langsung memarahi anaknya. Alasannya nilai ujian anaknya kurang memuaskan,” ucap dia, Senin (5/6/2017).

Usai memarahi anaknya, ibunda BDH langsung keluar dari rumah. Selanjutnya, BDH berjalan menuju ke belakang rumah. Sang kakak mengira jika adiknya yang berusia 15 tahun ini sengaja ke kamar mandi tanpa ada rasa kekhawatiran melakukan hal yang aneh-aneh. Beberapa menit kemudian adiknya ditunggu-tunggu tidak keluar. Akhirnya sang kakak karena merasa bingung masuk ke belakang dan kakaknya menemukan BDH gantung diri.

Kakak korban memanggil tetangga untuk menurunkan BDH. Selanjutnya, ia membawa korban ke Rumah Sakit Islam Manisrenggo, Klaten. Namun, nyawa BDH tidak tertolong.

Dari kasus diatas kita bisa melihat bahwa peranan orangtua dalam kehidupan anak sangat berdampak bagi anak-anaknya apalagi ketika orangtua saat memberikan terguran kepada anaknya. Tetapi apakah tindakan yang dilakukan BDH benar? Jawabannya adalah tentu tidak karena ia mengakhiri hidupnya dengan begitu saja.

Tuhan tidak mengajarkan kita untuk menyerah begitu saja. Kegagalan adalah salah satu dari pengalaman hidup yang Tuhan ajarkan kepada kita tetapi untuk menghadapinya bukanlah seperti apa yang BDH lakukan. Tuhan ingin kita untuk terus berdoa dan dengan semangat belajar dari kegagalan kita. Jangan biarkan iblis mengintimidasi kita dengan mengingatkan apa yang telah terjadi sebelumnya. Kita sudah seharusnya  bersyukur dengan apa yang Tuhan berikan kepada  karena sesungguhnya di balik ucapan syukur itulah maka Allah akan menyatakan kuasa-Nya. Yang Tuhan mau dalam hidup ini, kita harus tetap percaya bahwa apapun yang terjadi, Ia sekali-kali tidak akan pernah meninggalkan anak-anakNya yang berharap kepada-Nya. 

Tulisan ini adalah kontribusi dari visitor Jawaban.com, Anda juga dapat berbagi dan menjadi berkat dengan berbagi kisah inspiratif, kesaksian, renungan, pendapat Anda tentang isu sosial atau berita yang terjadi di lingkungan dan gereja Anda dengan menguploadnya langsung melalui fitur Berani Bercerita di Jawaban.com, info lebih jelas KLIK DISINI.


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Tammy Olivia 20 November 2017 - 19:25:33

Sharing testimony

0 Answer

Tammy Olivia 20 November 2017 - 19:25:32

Sharing testimony

0 Answer

Erni Bp3akb 20 November 2017 - 10:53:31

bagaimana mengatasi sakit hati karena suami seling.. more..

1 Answer


Marusaha F S 18 November 2017 - 12:09:03
Minta bantu doa utk pekerjaan, dan agar hutang hut... more..

DEDEN SURYADI 16 November 2017 - 03:02:20
Sya minta dukungan doa untuk bisa memiliki rumah d... more..

Leticia 15 November 2017 - 11:34:48
Teman2 JC tolong doakan saya supaya dapat pekerjaa... more..

REANI 10 November 2017 - 16:22:17
saya minta dukungan doa dari teman teman untuk sao... more..

Banner Mitra Week  3


7334

advertise with us