Share this article :

7 Tipe Suami yang Suka Bikin Istri Bete Bukan Kepalang

 Mon May 29th, 2017
 3528

Artikel ini ditulis oleh :

Lori Mora

Official Writer
 

7 Tipe Suami yang Suka Bikin Istri Bete Bukan Kepalang Sumber : http://theflysociety.us
Berbicara tentang pernikahan memang akan menjadi topik yang cukup rumit dan bahkan kadang kala unik. Salah satu tantangan yang kerap dihadapi pasangan menikah adalah menyatukan perbedaan. Banyak kali kaum istri mengeluhkan karakter pasangannya yang sangat menguji kesabaran dan kadang kala menimbulkan kekecewaan mendalam.

Kebanyakan istri mengeluhkan konflik pernikahan terjadi ketika berhadapan dengan pasangan dengan tipe-tipe berikut ini:

Tipe 1: Suami yang memiliki minat berbeda

Saat istri menyukai es krim, suami tipe ini malah menyukai kopi. Jika istri suka lari, suami justru menginginkan bermain golf. Awalnya perbedaan itu begitu mempesona, tetapi benarkah dalam pernikahan hal itu tidak akan membawa masalah? Dalam pernikahan, perbedaan-perbedaan kecil demikian pasti akan terjadi. Tetapi masalah yang lebih serius bisa terjadi apabila suami istri memiliki perbedaan pandangan tentang iman, kesepakatan akan memiliki anak berapa atau soal pengaturan keuangan.

Tipe 2: Suami yang selalu lengket

Tak perlu diragukan, saat memiliki suami tipe ini cintanya tak akan dapat dihitung. Namun dia adalah sosok yang selalu ingin diperhatikan, terus lengket, menelepon sesering mungkin dan ingin terus menerus bersama kemana saja. Akan menjadi sulit bagi seorang istri menghadapi tipe demikian ketika dalam masa-masa sulit, misalnya ketika dia dalam persoalan besar atau membantunya berurusan dengan persoalan orang tuanya. Bukan berarti seorang istri tidak dapat membantunya untuk kasus-kasus tersebut, tetapi menjadi masalah apabila keterikatan itu menjadi berlebihan dan sang suami tak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Dia tidak akan mampu mandiri jika terus menerus mengandalkan pasangannya. Istri bukanlah seorang pembantu melainkan sebagai penolong dan pendukung dalam pernikahan.

Tipe 3: Suami hebat

Dia adalah suami yang baik, pintar dan sangat murah hati. Meski begitu, suami jenis ini sangat sulit menyeimbangkan urusan pekerjaan atau bisnis dan keluarga. Tak cukup hanya mencintai pasangan jika tak sanggup menyisihkan waktu untuk keluarga. Kesibukan pasangan menjadi kasus yang banyak menghancurkan kehidupan pernikahan karena waktu yang semakin sedikit telah merampas kedekatan maupun kehidupan intim suami istri.

Tipe 4: Suami tampan

Saat masa berpacaran, seorang wanita akan jatuh cinta hanya melihat laki-laki dengan wajah yang tampan dan mata yang indah. Pria tampan ini telah menciptakan kebahagiaan tersendiri. Dan setiap wanita akan berharap punya kekasih dengan wajah tampan bukan? Tetapi bagaimana jika menjadi suami? Sebagian besar wanita mengaku bahwa ketampanan tidak menjadi faktor paling utama melainkan kualitas lainnya seperti karakter. Banyak istri yang justru mengeluh telah mengalami KDRT dari suaminya yang tampan. Hal ini menunjukkan bahwa fisik bukanlah hal terpenting saat memilih pasangan hidup, tetapi juga karakter yang baik.

Tipe 5: Suami yang over protektif

Tipe suami seperti ini biasanya akan memperlakukan sang istri dengan begitu ketat. Dia ingin selalu menghabiskan waktu bersama-sama, tidak membiarkan pasangannya bebas menikmati apa yang dia sukai. Seringnya, dia menarik pasangannya masuk hanya ke dalam dunianya sendiri, meninggalkan teman-teman dan orang-orang terdekat. Dan bahkan untuk masalah-masalah keuangan pun, suami tipe ini akan mengambil alih tugas sang istri dalam mengelola keuangan rumah tangga.

Tipe 6: Suami yang tampak sempurna

Dia adalah suami yang selalu menikmati ibadah gereja, memimpin pendalaman Alkitab, ikut sebagai relawan saat waktu luang dan ahli dalam memasak. Dia suami yang tak pernah menuntut pasangannya untuk menonton pertandingan sepakbola bersama jika sang istri benar-benar tidak berminat. Tak satu kepribadian pun yang kelihatan buruk dari tipe suami ini, tetapi jika dia tidak mengajak pasangannya melakukan hal-hal baik itu bersama-sama, pasangan ini tidak akan pernah sampai di posisi yang sama seperti apa yang Tuhan inginkan. Hidup dengan pria yang baik memang anugerah yang begitu besar, tetapi hidup bersama dengan seorang pria yang mengaku dirinya lemah dan memiliki banyak kekurangan akan jauh lebih menciptakan pernikahan yang kuat.

Tipe 7: Suami yang biasa-biasa saja

Ia rajin ke gereja, tetapi ia lebih memilih keluar selama doa. Dia juga ikut dalam kelompok kecil, tetapi tidak memberikan kontribusi yang banyak dalam diskusi. Dia juga memiliki Alkitab, tetapi tidak pernah benar-benar berminat membacanya. Dia juga mungkin mengakui dirinya sebagai seorang Kristen yang mencintai Tuhan, tetapi dia tidak berkomitmen hidup seperti apa yang dikehendaki Tuhan. Menjadi lebih baik menikahi pria yang suka mengkritik dan memilih tidak berkontribusi atau terlibat dalam suatu komunitas yangtidak benar-benar disukainya, namun terbuka untuk memberi solusi dan menghargai orang lain.

Mungkin pasangan Anda memiliki salah satu karakter di atas. Tetapi jangan pernah menyerah, seorang suami seburuk apapun itu bisa diubahkan Tuhan apabila Anda terus membawakan dia ke dalam doa-doa Anda. Minta pula kebijaksanaan dari Tuhan agar Anda bisa mengambil langkah yang bijak saat menghadapi pasangan demikian.
Sumber : Todaychristianwoman.com/jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
Margareta Cahyo 26 June 2017 - 21:41:30
Selamat Malam Jawaban.com sungguh malam ini , Tuh... more..

Andry Randa 22 June 2017 - 18:41:49
Terpuji namamu ya Alllah atas segala penyertaan hi... more..

Harvey Jeremy 22 June 2017 - 00:20:39
Salam sejahtera untuk saudara semua, kiranya Tuhan... more..

Bryan inzaghi 16 June 2017 - 20:43:01
Sekarang aku ingin mendaftar ke sekolah negri yg k... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Menggunakan Alat Ukur Berkat Tuhan untuk Mencapai Kesuksesan
Menggunakan Alat Ukur Berkat Tuhan untuk Mencapai Kesuksesan
Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak menginginkan kesuksesan. Bahkan......