Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
5212


Sejak mencuat, kasus hukum yang dialami oleh Basuki Tjahaja Purnama terus mendapat sorotan baik dalam maupun luar negeri. Terakhir ini adalah keputusan Ahok untuk mencabut memori banding atas vonis hakim kepadanya.

Terkait hal ini, Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PGI, Jeirry Sumampouw menyatakan ada banyak pelajaran penting yang bisa diambil dari kasus yang menimpa mantan Bupati Belitung Timur tersebut. Pertama, orang bersih yang secara nyata bekerja untuk masyarakat sulit sekali memperoleh kesempatan untuk bekerja dan melayani masyarakat.

“Saya kira kasus ini memperlihatkan semakin sulit orang-orang yang bersih, yang jelas melakukan sesuatu untuk masyarakat untuk menduduki jabatan-jabatan politik karena lawannya terlalu banyak dan melawannya juga menggunakan dengan isu-isu yang punya resiko bagi proses kebangsaan kita secara umum,” ujar Jeirry kepada Jawaban.Com dalam wawancara via telepon, Selasa (23/5).

Kemudian, pelajaran selanjutnya adalah penggunaan politik SARA menjadi sesuatu yang marak dan seolah-olah tidak bisa dihentikan.

“Dan ini berbahaya bagi masa depan kita karena akan ada Pilkada tahun ini dan tahun depan kemudian Pemilu 2019. Kalau ini menjadi pola, ini saya kira berbahaya karena itu kita belajar dari kasus ini, saya kira kita harus mengerahkan energi bangsa ini untuk melakukan perlawanan terhadap itu,” jelas Jeirry.

Lebih jauh dijelaskan oleh Kepala Humas PGI, bahwa politik SARA dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama berpotensi untuk memecah belah bangsa. “Oleh karena itu, tidak boleh kita biarkan dan harus digagas untuk melawan di hari-hari yang akan datang khususnya di peristiwa-peristiwa politik atau Pilkada dan Pemilu yang akan kita lakukan ya, tahun ini, tahun depan, dan tahun 2019,” urai Jeirry.  

Terakhir atau pelajaran ketiga, Jeirry menyatakan bahwa faktor-faktor politik menjadi faktor yang sangat kuat pengaruhnya dalam proses-proses hukum di Indonesia.

“Bahkan dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama, proses-proses politik itu menjadi sangat dominan, yang mempengaruhi proses dan keputusan hukumnya. Karena itu kita sebetulnya mempertanyakan ya dalam konteks sekarang ini dengan proses-proses hukum ke depan. Karena berbahaya kalau proses-proses hukum kalah dengan proses-proses politik. Hukum kalah oleh politik, itu saya kira tentu bisa berakibat sesuatu yang fatal bagi masa depan bangsa ini,” pungkas Jeirry.

Sumber : Jawaban.Com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Benedicto Morio Wada 18 February 2020 - 14:51:23

Riri Panjaitan

0 Answer

iwan hidayat 18 February 2020 - 11:44:00

Pakaian

0 Answer

Fiora Natania 18 February 2020 - 11:41:40

Longsor sepanjang tahun 2005

0 Answer


Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Banner Mitra Februari 2020 (2)


7263

Banner Mitra Februari 2020 (2)