Tokoh Kristen internasional yang dikenal aktif dalam menggunakan media sosial, Pendeta Franklin Graham mengingatkan para pengikutnya di Facebook agar jangan mau didikte tentang cinta oleh Hollywood. Postingan ini ia buat tepat pada hari Kasih Sayang atau lebih dikenal perayaan Valentine’s Day, 14 Februari lalu.
“Jangan izinkan Hollywood atau media mendefinisikan cinta untukmu. Cinta bukanlah seks,” tulis Graham.
Lebih lanjut putra dari pendiri Billy Graham Evangelist Alliance (BGEA) tersebut mengutip Kitab Korintus pasal 13 untuk menjelaskan bagaimana Firman Tuhan menggambarkan cinta yang seharusnya.
“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap,” tulis Graham.
Sampai berita ini ditulis, postingan berkenaan hari Valentine’s Day Franklin Graham telah mendapat lebih dari 95 ribu likes dan telah dibagikan lebih dari 34 ribu. Sementara, ada lebih dari 3000 pengguna yang memberikan komentar di dinding akun resmi Facebook pagesnya.
Sumber : Facebook pageIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!