Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

daniel.tanamal

Official Writer
3728


Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali melontarkan pernyataan pedas berikut dengan sindiran kepada Gereja Katolik setempat yang dianggap berbagai pihak sebagai sebuah hinaan. Dalam pernyataan terbarunya, Duterte menyatakan kemarahannya kepada kepemimpinan Gereja Katolik yang ikut mengusik perang melawan narkoba yang dia kobarkan.

Bahkan Duterte sampai membuat sindirian dengan mengajak masyarakat mengikuti sebuah paham yang dijadikannya sebagai sebuah agama baru yang bernama “Iglesia ni Duterte”. ”Anda mengatakan Duterte pembunuh. Anda imam (pendeta), Anda menyalahkan saya atas kematian ribuan pecandu narkoba, bahkan mereka yang meninggal di rumah sakit, Anda masih menyalahkan saya. Tapi Anda adalah orang-orang yang membunuh Kristus,” katanya.

Semenjak terpilih dan melakukan “pembersihan massal” terhadap masyarakat Filipina yang ketahuan menjual dan memakai narkoba, Duterte kerap dikritik Gereja Katolik Filipina yang menilai cara-caranya tersebut sebagai tindakan biadab dan tidak berprikemanusiaan. Bahkan komunitas gereja-gereja lain seperti Gereja Redemptoris di Baclaran meluncurkan pameran foto pembunuhan brutal dalam perang melawan narkoba yang diluncurkan pemerintah Duterte.

Duterte pun segera bereaksi keras dengan mengatakan bahwa pihak Gereja Katolik hanya berisi orang-orang munafik yang tidak mau membantu kampanye anti narkoba dan hanya mau mengeruk uang persembahan jemaat saja. ”Gereja tidak memberikan apa-apa bahkan ketika mereka mengumpulkan (uang) begitu banyak. Pernyataan saya ini penuh dengan sarkasme karena mereka (pendeta)  telah mengkritik saya. Mereka adalah orang-orang munafik,” tambah Duterte.

Sejak menjabat sebagai Presiden enam bulan lalu, Duterte telah menghabisi lebih dari 6.000 orang yang terindikasi terlibat narkoba, baik pengedar maupun pemakainya. Meski telah mengatakan perang atas narkoba akan tuntas dalam enam bulan, tapi ia kemudian memperpanjang tenggat. Bahkan bulan lalu ia menyatakan akan terus "sampai pengedar terakhir mati."

Meskipun dikritik keras oleh berabagai kelompok HAM termasuk juga PBB hingga Amerika Serikat, namun langkah Duterte disetujui oleh mayoritas masyarakat Filipina, yang menilai bahwa selama ini negara tersebut memang telah dikepung oleh mental narkoba.


Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Idarosida Bt Usman Subadrun Helena:Broke 24 June 2018 - 05:12:44

Tipe exin spam komentar

0 Answer

Ganda Doloksaribu 21 June 2018 - 10:46:42

Apakah semua manusia pasti mati?

0 Answer

Nehemia 18 June 2018 - 21:20:15

Cara mempertahankan hubungan

0 Answer


MyAryaputra 12 June 2018 - 16:39:42
Mohon dukungan doa untuk pendanaan pembelian tanah... more..

Grace Natalia 2 June 2018 - 18:51:31
Shalom saya grace Saya mohon didoakan untuk diberi... more..

Deonita Putri Jurdjo 16 May 2018 - 14:34:33
Shalom, saya Deonita. saya mohon doa untuk kelanca... more..

christina wijaya 7 May 2018 - 08:10:28
mohon doanya agar pernikahan saya dan suami dipuli... more..

Banner Mitra Week 4


7442

advertise with us