Umat Kristen di Korea Utara Kirimkan Pesan Mengejutkan

Internasional / 28 October 2016

Umat Kristen di Korea Utara Kirimkan Pesan Mengejutkan
Sumber: www1.cbn.com
Budhi Marpaung Official Writer
34726
Korea Utara terkenal karena rezim komunis dan tindakan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen. Namun, gereja bawah tanah di negara tersebut memberikan sebuah pesan yang mengejutkan bagi umat Kristen yang berada di Amerika Serikat.

Dr Eric Foley, pimpinan dari Voice of Martyrs v, mengatakan pintu bagi Injil di Korea Utara terbuka lebih lebar dari banyak orang dapat percayai.

"Orang-orang cenderung berpikir tentang Korea Utara sebagai negara dengan pagar kawat berduri besar di sekitarnya, di mana tak seorang pun masuk, dan tak seorang pun keluar," ujar Dr Foley sebagaimana dikutip cbn.com, Kamis (27/10). "Dan itu bukan gambaran yang sangat akurat."

Namun, di bawah rezim komunis, orang-orang Kristen pada dasarnya disamakan dengan teroris, ujar Foley. Alkitab, gereja, dan pertemuan doa adalah ilegal dan banyak orang percaya telah dieksekusi atau pun dipaksa ke kamp-kamp konsentrasi.

Meskipun terus berada dalam ancaman kematian, Foley mengatakan umat Kristen di Korea Utara kuat dan kreatif dalam membagikan iman mereka. Tentang hal ini, Foley telah tulis di dalam bukunya, Here Are The Generations.

"Rakyat Korea Utara menghadapi kesulitan besar, tetapi bukan berarti ada awan hitam menggantung di atas orang-orang dari bangsa ini," ucap Foley. "Mereka memiliki sukacita dan kekuatan serta harapan juga."

Foley bekerja sepanjang waktu untuk mengubah perspektif Barat tentang Kristen di Korea Utara.

"Seringkali pembawa acara radio memperkenalkan saya dengan mengatakan, 'Ini adalah tempat terburuk di dunia untuk menjadi orang Kristen,'" tuturnya. "Tetapi saya belum pernah mendengar umat Kristen di Korea Utara mengatakannya. Bukan karena hidup mereka tidak sulit, tetapi karena mereka percaya bahwa Allah dekat dengan mereka di dalam cara yang nyata, sesuatu yang beberapa dari kita bahkan tidak mungkin dapat benar-benar membayangkannya."

Foley mengatakan umat Kristen di Amerika Serikat akan terkejut bahwa Umat Kristen di Korea Utara adalah orang-orang yang berdoa dengan setia untuk Amerika Serikat.

Dulu, sambung Foley, ia pernah memberitahukan orang-orang yang dianggap sebagai pembelot oleh pemerintah di Korea Utara bahwa gereja-gereja di Amerika Serikat berdoa untuk Korea Utara, namun ia justru mendapat jawaban yang mengejutkan.

"Anda berdoa bagi kami? Kami berdoa untuk Anda!" ungkap salah satu pembelot Korea Utara kepada Foley. "Masalahnya itu adalah dengan Anda, umat Kristen di Amerika Serikat dan Korea Selatan! Anda telah begitu banyak menaruh iman Anda di uang Anda dan kebebasan Anda. Di Korea Utara, kami tidak memiliki uang atau kebebasan, tetapi kami memiliki Kristus dan itu sudah cukup."

Bahkan, tambah Foley bahwa umat Kristen di Korea Utara tidak berdoa untuk kebebasan seperti yang dimiliki penduduk di Amerika Serikat, karena "kebebasan dalam Kristus adalah sesuatu yang tidak bisa diberikan atau diambil oleh pemerintah."

“Mereka berdoa agar bisa lebih banyak lagi berbuat untuk Tuhan dan merefleksikan Tuhan di dalam kehidupan mereka. Itulah yang seharusnya kita doakan juga untuk kehidupan kita,” pungkas Foley.

Sumber : www1.cbn.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?