Lusiana

Official Writer
7948


Kepercayaan dalam sebuah perikahan diperlukan sebagai pondasi yang kuat. Termasuk ketika salah satu pasangan pergi karena terbujuk oleh orang ketiga. Kepercayaan bahwa sang istri pasti akan kembali dan percaya bahwa Tuhan yang akan membawa kembali istrinya dan memulihkan pernikahan mereka, dimiliki oleh seorang Bapak Anca. Di tengah perjuangannya melawan penyakit syaraf terjepit yang memaksanya melakukan operasi, ia tetap bertekun dalam doa. Bahkan dia tidak berdoa sendirian.

Bapak Anca (52th) memohon dukungan doa kepada Tim Konseling CBN Indonesia melalui layanan SMS. Beliau meminta didoakan atas masalah yang sedang ia hadapi. Beliau bercerita bahwa dirinya sedang melalui proses penyembuhan pasca operasi HNP Cervical atau umumnya biasa disebut syaraf terjepit di bagian lehernya. Karena sakit yang sedang dideritanya ini, beliau mengalami kelumpuhan selama 3 bulan di bagian kaki dan tangannya sehingga tidak lagi bisa melakukan aktivitas dan pekerjaan yang biasa beliau lakukan sebelumnya. Tidak hanya uang yang terkuras namun, istrinya tercinta, ibu Tina yang berusia 53th, pergi meninggalkannya dikarenakan ada kuasa jahat yang menghampiri keluarganya. Istrinya tersebut sudah tidak pulang selama 10 bulan lamanya meninggalkan dirinya juga anak-anaknya.
Terbuai dengan rayuan seorang pria yang berusia 38 tahun dan mengaku sebagai seorang dukun, Tina meninggalkan rumah pada awal masa-masa penyembuhan suaminya. Bapak Anca sedih karena ia bertobat dan mengenal Tuhan karena sang istri. Masalah tidak berhenti sampai disitu. Sudah banyak uang yang harus dikeluarkan untuk menyembuhkan penyakit Bapak Anca sehingga rumah mereka terpaksa dijual.

Puji Tuhan atas dukungan doa tim konseling CBN Indonesia, Bapak Anca sudah mengalami kesembuhan dan ibu Tina juga sudah kembali dan berkumpul bersama-sama dengan keluarganya setelah menghilang selama 10 bulan lamanya. Berikut adalah SMS yang ia kirimkan ke Konseling Center CBN tujuh bulan kemudian.

Shalom Puji Tuhan atas dukungan doanya utk istri saya yang jatuh dalam kuasa kegelapan/dosa zinah, yang telah 10bulan tidak pulang, kini telah pulang. Dan untuk proses kesembuhan saya, puji Tuhan sudah mulai membaik dari 80% pasca operasi, doakan agar saya bisa segera melakukan aktivitas / bekerja seperti dulu, seperti menulis dll. Terimakasih, GBU.(Anca, +628560005xxxx)

Ketika masalah terjadi, diperlukan kepercayaan bahwa Tuhan sanggup memulihkan keadaan kita. Bapak Anca percaya penuh bahwa melalui doa, masalahnya sanggup diatasi oleh Tuhan dan dengan setia Bapak Anca juga terus mendoakan istrinya yang tercinta. Tim Konseling CBN juga dengan setia mendoakan setiap permasalahan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Mari dukung terus pelayanan konseling dan pelayanan CBN lainnya melalui media dengan menjadi Mitra CBN.

Bersama Mitra CBN kami lainnya, dukungan donasi Anda adalah sepenuhnya untuk pelayanan media CBN dan layanan Konseling Center CBN 24 jam. Dengan begitu akan lebih banyak orang-orang mendapatkan bimbingan rohani dan jiwa mereka dikuatkan. Tulis data diri Anda di bawah ini atau SMS ke 081.5965.5960. Ketik JC # Nama Lengkap # Email. Pastikan data diri ditulis dengan benar, karena akan ada special gift bagi Anda yang pertama kali menjadi Mitra CBN.



Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7245

Banner Mitra Juli 1-2