Humor Jadikan Anda Orang Tua yang Lebih Baik

Humor Jadikan Anda Orang Tua yang Lebih Baik

Budhi Marpaung Official Writer
2361

Ketika kita (orangtua) tampaknya terlalu banyak menangani hal di dalam rumah, tawa bisa menjadi alat yang ampuh untuk melalui semua hal tersebut dengan baik. Bagi saya, ada satu hari yang benar-benar mengajarkan akan pelajaran ini.

Suatu hari, ketika saya sedang berbaring di kamar, saya mendengar suara gaduh di luar rumah. Ternyata di jalan tidak jauh dari rumah saya ada terjadi sebuah peristiwa kecelakaan. Dari sisi lain, di samping kamar tidur saya, mendengar keributan. Saya sebenarnya tidak ingin membuka mata, tetapi suara-suara dari samping kamar tidur itu  terus menarik perhatian saya.

Saya turun dari tempat tidur, melangkah ke arah pintu dan membukanya. Saya berhenti di portal antara tempat saya sedang beristirahat yang saya sebut surga dan tempat dimana saya mengerjakan peran saya sebagai ibu yakni realitas. "Apakah saya bisa menyenangkan anak-anak saya hari ini?," ujar saya di dalam hati.

Lalu saya teringat akan perkataan Firman Tuhan yang berbunyi hati yang gembira adalah obat yang baik. Jadi, saya pun meresepkan sendiri dosis besar “kegembiraan” sebelum pergi menyusuri lorong.

Saya kemudian memberanikan maju, berbelok di tikungan dan ... anak saya berusia 8 tahun sedang berbaring di sofa dengan piyama dan mendengarkan musik di iPod dan anak lain sedang memintanya kakaknya agar segera keluar dari pintu kamar mandi. Ruang tamu, yang telah bersih pada malam sebelumnya menjadi berantakan.

Ini adalah saat saya untuk memilih, apakah tertawa atau menangis. Dan saya memilih untuk tertawa.

Lihatlah Sara, istri Abraham. Pada usia 91, ia melahirkan untuk pertama kalinya. Maksudku, Whoa! Dia mengatakan dalam Kejadian 21: 6, "Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku" Lalu kemudian ia dengan jelas menyatakan, siapa yang menyangka bahwa ia akan menyusui anak di dalam masa tuanya?!

Saat dihadapkan dengan situasi yang tidak menyenangkan, adalah sebuah pilihan bagaimana kita merespon adegan yang sedang kita lihat di depan kita. Kita bisa panik dan merasa kesal, atau kita dapat melihat sebagaimana Tuhan yang melihat. Menikmatinya dan bergembira.

Apakah anak Anda mengamuk di toko kelontong karena Anda tidak akan membiarkan dia makan kerupuk? Atau apakah anak remaja Anda marah karena Anda lagi-lagi mengatakan kepadanya bahwa ia tidak bisa memiliki ponsel sendiri? Pandanglah bahwa itu sesuatu yang yang lucu dimana mereka (anak Anda) berpikir sikap marah mereka adalah cara meyakinkan Anda untuk berubah pikiran. Lihatlah bahwa kecerdasan anak Anda adalah sesuatu yang menggemaskan.

Obat tawa tidak hanya menyembuhkan, tetapi memberi bantuan ketika situasi tegang. Namun, Anda jangan salah mengartikan hal ini. Tertawa di sini bukan berarti Anda menertawakan anak Anda. Percayalah, tidak ada seorang pun yang ingin ditertawakan (kesan meledek). Tertawa di sini artinya kamu bisa menemukan hal yang lucu dari peristiwa yang anak-anak lakukan dan Anda tersenyum karena itu.  

Sisa di hari tersebut sepertinya kurang ideal. Tetapi karena saya mencari kelucuan dari apa yang sedang terjadi, saya merasa bersyukur. Malam itu, saya kembali ke kamar tidur dengan perasaan bahagia.

Saya sangat bersyukur karena saat anak-anak saya tidak memiliki ibu yang sempurna, mereka bisa memiliki kebahagiaan.

Sumber : www1.cbn.com
Halaman :
1

Ikuti Kami