Pendeta ini Sela Trump Saat Berpidato di Depan Jemaat Gereja

Pendeta ini Sela Trump Saat Berpidato di Depan Jemaat Gereja

Budhi Marpaung Official Writer
3196

Pendeta dari sebuah gereja kulit hitam di Michigan, Amerika Serikat, menyela Donald Trump karena ia mencerca Hillary Clinton saat berpidato di depan jemaat gereja.

Rev Faith Green Timmons melangkah maju saat sang calon Partai Republik menyerang pesaingnya dari Demokrat yang mendukung perjanjian perdagangan bebas global, dan menghubungkannya dengan masalah di Flint, Michigan, daerah di mana ia saat itu sedang berbicara.

Trump mengatakan: "... Hillary gagal pada perekonomian. Sama seperti dia gagal pada kebijakan luar negeri. Segala sesuatu yang dia sentuh tidak berhasil. Tidak ada. Hillary Clinton sekarang ...." Belum sempat ia melanjutkan pidato, sang pendeta dari Bethel United Methodist Church itu pun berdiri menyelanya.

"Tuan Trump, saya mengundang Anda di sini untuk berterima kasih kepada kami untuk apa yang kami lakukan di Flint, tidak memberikan pidato politik," ujar sang pendeta.

Mendengar hal tersebut, Trump kemudian menggenggam tangan sang pendeta dan berkata: "Oh, oh, OK, itu bagus,"

Sesaat kemudian, Trump pun kembali melanjutkan pidatonya mengenai masalah air minum di Flint. Namun, tidak berapa lama, ia untuk kali kedua disela oleh salah seorang jemaat.

Setelah jemaat perempuan itu berteriak bahwa dirinya yang merupakan tokoh properti, telah menggunakan praktik perumahan diskriminatif dalam bangunan, Trump menjawab: "Tidak akan pernah, Anda salah. Tidak akan pernah, tidak akan pernah.".

Sang Pendeta kemudian ikut menimpali dan memberitahu penyelanya: "Dia (Trump) adalah adalah tamu di gereja saya dan Anda akan menghormatinya".

Baru berlangsung selama enam menit, Trump memutuskan untuk mengakhiri pidatonya.

Flint selama beberapa waktu terakhir sedang menderita krisis air yang disebabkan pasokan air kota telah terkontaminasi dengan timbal dan beracun.

Sumber : christiantoday.com
Halaman :
1

Ikuti Kami