Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
3230


Rohaniawan Katolik sekaligus pendiri Setara Institute Romo Benny Susetyo mengemukakan pandangan di balik meningkatnya peristiwa teror yang dihadapi umat beragama di Indonesia, termasuk teror bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Santo Yosef, Medan, Sumatera Utara akhir pekan lalu. Dia mengatakan bahwa pemahaman agama yang bias atau tidak utuh menjadi virus utamanya.

“Banyak masyarakat memahami agama tidak utuh dan bias. Akibatnya, mereka bertindak dari penafsiran sendiri,” terang Romo Benny, seperti dikutip dari Metrotvnews.com, Minggu (28/8).

Dia menambahkan, masyarakat cenderung memakan mentah-mentah apa yang diterima. Apalagi dengan kehadiran media sosial yang dengan mudahnya menyebar beragam informasi yang cenderung berisi konten-konten keliru. Anak muda menjadi korban yang mudah tersulut informasi dan cepat bereaksi. “Anak-anak muda biasanya terinspirasi dari sana. Penyebaran agama yang bias menjadi konter-konter radikalisme,” terangnya.

Untuk itu, Romo Benny mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mulai menganut nilai-nilai keberagaman dan multikultural untuk mencegah timbulnya kebencian-kebencian berdalil agama yang membahayakan. “Jangan berfikir orang yang beda agama itu bahaya. Harus mulai belajar agama yang multikultural.”

Terkait teror bom bunuh diri di Medan, pria berusia 47 tahun ini menyampaikan bahwa kejadian itu memang tidak akan sampai menimbulkan konflik agama. Karena dia meyakini Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Medan pasti telah bekerja guna meredam konflik yang bisa saja terjadi.

Dia juga menilai pengalaman masa lalu yang terjadi di berbagai kota di tanah air sudah mengajarkan masyarakat untuk tidak tersulut konflik yang mengatasnamakan agama. “Ini menunjukkan masyarakat Indonesia sudah dewasa. Artinya sudah mampu melihat bahwa ini gak ada kaitannya dengan agama,” ucap Benny.

Kendati begitu, dia tetap berpesan agar masyarakat khususnya anak muda, lebih banyak belajar soal keberagaman atau multikultural. Mungkin sama pentingnya harus memahami butir-butir Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 soal kerukunan hidup umat beragama.

Sumber : Metrotvnews.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Evi 26 January 2020 - 06:57:18

Saya minta doa, akan operasi benjolan tiroid mingg.. more..

0 Answer

Sandry Muskitta 23 January 2020 - 23:19:37

Baru sama sekali

0 Answer

Sandry Muskitta 23 January 2020 - 23:17:44

Baru sama sekali

0 Answer


[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Ika Wiji 20 January 2020 - 17:14:09
Mohon bntuan doa dan dukungannya. Saat ini saya se... more..

King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Dianawaty 16 January 2020 - 15:05:05
apa yg harus ak lakukan hununganku dengan kakak yg... more..

Banner mitra januari 4


7268

Banner mitra januari 4