Lori

Official Writer
3399


Rohaniawan Katolik sekaligus pendiri Setara Institute Romo Benny Susetyo mengemukakan pandangan di balik meningkatnya peristiwa teror yang dihadapi umat beragama di Indonesia, termasuk teror bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Santo Yosef, Medan, Sumatera Utara akhir pekan lalu. Dia mengatakan bahwa pemahaman agama yang bias atau tidak utuh menjadi virus utamanya.

“Banyak masyarakat memahami agama tidak utuh dan bias. Akibatnya, mereka bertindak dari penafsiran sendiri,” terang Romo Benny, seperti dikutip dari Metrotvnews.com, Minggu (28/8).

Dia menambahkan, masyarakat cenderung memakan mentah-mentah apa yang diterima. Apalagi dengan kehadiran media sosial yang dengan mudahnya menyebar beragam informasi yang cenderung berisi konten-konten keliru. Anak muda menjadi korban yang mudah tersulut informasi dan cepat bereaksi. “Anak-anak muda biasanya terinspirasi dari sana. Penyebaran agama yang bias menjadi konter-konter radikalisme,” terangnya.

Untuk itu, Romo Benny mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mulai menganut nilai-nilai keberagaman dan multikultural untuk mencegah timbulnya kebencian-kebencian berdalil agama yang membahayakan. “Jangan berfikir orang yang beda agama itu bahaya. Harus mulai belajar agama yang multikultural.”

Terkait teror bom bunuh diri di Medan, pria berusia 47 tahun ini menyampaikan bahwa kejadian itu memang tidak akan sampai menimbulkan konflik agama. Karena dia meyakini Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Medan pasti telah bekerja guna meredam konflik yang bisa saja terjadi.

Dia juga menilai pengalaman masa lalu yang terjadi di berbagai kota di tanah air sudah mengajarkan masyarakat untuk tidak tersulut konflik yang mengatasnamakan agama. “Ini menunjukkan masyarakat Indonesia sudah dewasa. Artinya sudah mampu melihat bahwa ini gak ada kaitannya dengan agama,” ucap Benny.

Kendati begitu, dia tetap berpesan agar masyarakat khususnya anak muda, lebih banyak belajar soal keberagaman atau multikultural. Mungkin sama pentingnya harus memahami butir-butir Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 soal kerukunan hidup umat beragama.

Sumber : Metrotvnews.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

advertise with us


7238

advertise with us