Aku + Dia + Yesus = Cinta Sejati

Aku + Dia + Yesus = Cinta Sejati

Lori Official Writer
64630

Ini adalah kisah perjalanan hubungan yang manis antara John dan Debra.

Pada 9 Juni 2006, tepat satu tahun sebelum pasangan ini menikah, mereka terpisah jarak yang begitu jauh (atau biasa disebut dengan Long Distance Relationship (LDR)) karena Debra memutuskan untuk melakukan perjalanan misi ke Mesir di musim panas saat itu. Itu adalah komitmen yang dia sudah ucapkan kepada Tuhan jauh sebelum dia bertemu dengan John.

Debra menyebut komitmen tersebut sebagai sebuah bukti kasihnya kepada Tuhan, yaitu memberi dirinya melayani orang-orang tak mampu dan yang membutuhkan serta melakukan kegiatan-kegiatan sosial sebagai perpanjangan tangan Tuhan bagi orang lain. Sementara Debra sibuk dengan perjalanan misinya itu, John pun memilih untuk mengambil kursus intensif, belajar selama 18 jam setiap hari demi mewujudkan impiannya masuk ke sekolah kedokteran dan memenuhi panggilan Tuhan atas hidupnya menjadi seorang dokter.

Dipisahkan jarak tidak menjadi halangan bagi John dan Debra untuk terus saling mencintai. Mereka tidak pernah sekalipun merasa ragu dengan aktivitas masing-masing yang tidak saling terikat. Karena mereka meyakini bahwa yang mereka harus lakukan dalam hidup mereka adalah memenuhi panggilan Tuhan di atas dari segalanya.

Mereka meyakini bahwa dipisahkan oleh jarak bukanlah apa-apa. Karena mereka tahu tempat dimana mereka saat itu adalah tempat yang tepat. Jarak bahkan tidak menjadi alasan bagi mereka untuk mengurangi cinta kadar cinta mereka. Karena mereka tahu bahwa hubungan yang mereka bangun didirikan di atas sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri.

Di jaman ini, mudah sekali bagi pasangan-pasangan untuk mengakhiri ikatan hubungan. Perjuangan yang pernah dilalui bersama bahkan tak bernilai karena akar masalahnya selalu pada kebiasaan lupa. Banyak juga pasangan yang lupa menempatkan Tuhan di tengah-tengah hubungan. Kita lupa bahwa Tuhan adalah sumber segala sesuatu. Akibatnya, salah satu atau kedua belah pihak menjadi egois, tidak terfokus dan menyimpang dari cinta sejatinya Tuhan.

Tanpa melibatkan Tuhan, John dan Debra bisa saja kehilangan arah dan lupa dengan komitmen masing-masing. Bisa saja hubungan mereka putus karena dipisahkan oleh jarak yang begitu jauh. Bisa saja mereka tergoda dengan seseorang yang lain di sekitar mereka dan mengurangi cinta kepada pasangannya. Namun karena keduanya menempatkan Tuhan di tengah-tengah hubungan itu, mereka sama sekali tidak terganggu dengan segala faktor duniawi penyebab rusaknya suatu hubungan.

John dan Debra tahu betul bahwa menempatkan Tuhan di atas hubungan akan membuat mereka berjalan beriringan. Itulah cinta sejati yaitu cinta antara pria dan wanita yang dibangun atas dasar kasih Tuhan.

Sumber : Disadur dari tulisan Debra Fileta di Truelovedates.com

Ikuti Kami