Tiga Hal Yang Dapat Kita Pelajari Dari Pengalaman Buruk

Kata Alkitab / 22 August 2016

Kalangan Sendiri

Tiga Hal Yang Dapat Kita Pelajari Dari Pengalaman Buruk

Mega Permata Official Writer
7088

Kita sering mendengar “Pengalaman adalah guru terbaik”, didalam kehidupan ini. Sesuatu yang berjalan dengan lancar akan tertuju pada pengalaman baik, dimana membuat orang-orang yang mengalaminya dengan sukacita mengingatnya atau bahkan bangga, seperti mendapatkan beasiswa melanjutkan studi atau mendapatkan promosi di tempat kerja. 

Tetapi apa yang terjadi dengan orang yang mengalami pengalaman buruk? Pasti tidak akan mau mengingatnya terlebih lagi karena malu. Menjadikan pengalaman buruk menjadi pelajaran terbaik adalah sulit. Tidak banyak orang menjadikan pengalaman buruk menjadi pelajaran penting, kadang bisa membuat kita putus harapan dan hidup dalam ketakutan. Tetapi faktanya bila kita bijaksana dan melihat itu sebagai tujuan Allah, kita akan belajar beberapa hal lebih yang pada akhirnya membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Berikut beberapa hal yang dapat kita pelajari dari pengalaman buruk:

Pertama, Anugerah Tuhan lebih dari cukup

Pengalaman buruk termasuk dalam hal kelemahan dan kekacauan kiranya adalah jalan besar bagi kita untuk melihat anugerah dan kemurahan Tuhan bekerja dengan begitu kuat. Ingatlah apa yang Tuhan katakan dalam 2 Korintus 12:9-10, “tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan,di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.”

Kedua, Tuhan Allah berkuasa untuk menyelamatkan

Waktu yang buruk seringkali termasuk pada saat bahaya dan kesulitan, memungkinkan kita untuk menyebut Tuhan dan melihat kekuatan-Nya yang telah menyelamatkan kita. Sama seperti Daud ucapkan pada Mamur 23:4 “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” Walaupun kita berada dalam situasi buruk sekalipun, Allah tetap disamping kita untuk melawan ketakutan. 

Lanjut dalam Zefanya 3:17, “TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai.” Lihatlah janji-Nya dan betapa baik-Nya Tuhan kita.

Ketiga, Tuhan memberikan kita hikmat

Hikmat Tuhan amatlah besar sehingga kita tidak perlu melewati pengalaman buruk untuk mendapatkan pelajaran, tetapi sama, kasih karunia Allah juga memungkinkan kita untuk belajar dari kesalahan kita dan tumbuh menjadi lebih baik saat kita diampuni dari segala dosa-dosa. 

Ketiga hal itu lah yang diinginkan oleh Tuhan untuk kita pelajari dari pengalaman buruk. Mintalah hikmat kepada Tuhan agar Anda dapat melewati segala situasi dengan tenang dan bijak. 

Sumber : ChristianToday/Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami