Rajut Hubungan Katolik dan Lutheran, Martin Luther Jadi Panutan
Sumber: christianitytoday.com

Internasional / 17 August 2016

Kalangan Sendiri

Rajut Hubungan Katolik dan Lutheran, Martin Luther Jadi Panutan

daniel.tanamal Official Writer
5219

Sejarah panjang Kekristenan selalu menarik untuk dibahas, terutama mengenai pola komunikasi internal yang saat ini dibangun. Seperti yang dilakukan Gerhard Feige, tokoh agama dari Keuskupan Katolik Jerman yang memuji teolog besar dan tokoh Kristen Martin Luther sebagai seorang Saksi Kristus dan guru iman.

Hal itu dikatakannya saat melaporkan paper 206 halaman berjudul "The Reformation in Ecumenical Perspective" (Reformasi dalam Perspektif Ekumenis). Menurut Feige, konsep reformasi dari pendiri Gereja Lutheran tersebut mempunyai makna mendalam bagi perubahan dalam diri Gereja Katolik. "Saat ini teologi Katolik berhasil meredefinisi peristiwa di abad ke-16," katanya, dilansir catholicherald, Jumat (12/8), seraya menyatakan bahwa peran Martin Luther dalam sejarah gereja tersebut akan dirayakan dalam Peringatan ke-500 Reformasi Gereja yang akan digelar pada 2017.

Hubungan diantara Katolik dan Lutheran cukup unik, terutama saat Juni 2013 Lutheran World Federation dan Gereja Katolik, di Jenewa, merilis dokumen bersama dengan tajuk "From Conflict to Communion," atau "Dari Konflik menuju Persekutuan,". Hal ini bertujuan untuk mengatasi konflik yang telah berlangsung berabad-abad. Untuk itulah Kedua gereja berjanji merayakan secara bersama peringatan 500 tahun Reformasi Gereja tahun 2017, dan kedua pihak sepakat untuk mengabaikan permusuhan dan prasangka berabad-abad lamanya.

Dalam sejarah Kekristenan, Martin Luther melakukan gerakan yang mengubah wajah Kekristenan di dunia saat mempublikasikan 95 tesis yang menandai peringatan lahirnya Reformasi Gereja pada 31 Oktober 1517. Gerakan pembaruannya ini mengubah secara drastis, perubahan radikal di lingkungan Katolik Roma dalam bentuk reformasi Katolik.





Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami