Soal Hukuman Mati, Manny Pacquiao Responi Sesuai Isi Alkitab

Internasional / 9 August 2016

Kalangan Sendiri

Soal Hukuman Mati, Manny Pacquiao Responi Sesuai Isi Alkitab

Lori Official Writer
4419

Senator Filipina Manny Pacquiao, yang merupakan mantan petinju profesional dunia, meresponi penerapan hukuman mati yang berlaku di Filipina dengan menelaah isi Alkitab. Pacquiao yang merupakan seorang penganut Kristen Injili, dalam pidato pertamanya sebagai senator mengatakan bahwa hukuman mati merupakan tindakan pemerintah yang sah dan bermoral.

“Ketika pemerintah menghukum, itu bukan tindakan individu. Tindakan itu disetujui Allah. Itulah yang dikatakan Alkitab,” ucap Pacquaio, seperti dikutip Christian Today, Senin (8/8).

Dia menjelaskan bahwa pandangan tersebut didapatkan setelah membaca Alkitab. Di sana ditemukan bagaimana Allah tidak hanya penuh kasih, tetapi juga maha adil. “Setelah membaca Alkitab secara teratur, saya yakin Allah bukan hanya maha kasih, tetapi juga maha adil. Jadi, terkait isu hukuman mati saya hanya bisa menelaah berdasarkan Alkitab,” lanjutnya.

Inilah adalasan Pacquaio menyetujui hukuman mati bagi pelaku kejahatan yang menyebabkan kematian bagi orang lain. Apalagi mengingat kasus narkoba yang semakin parah di Filipina, dia berpikir bahwa penerapan hukuman mati akan membantu menyelesaikan persoalan itu. “Kita harus berbicara kepada pelaku kriminal ini dengan bahasa yang mereka mengerti.  Mereka harus mengerti bahwa pemerintah kita akan menghentikan tindakan ‘pengampunan’. Mereka telah mendapatkan keuntungandari ribuan pemuda Filipina. Itu harus dihentikan sekarang,” terangnya.

Seperti diketahui, Pacquaio adalah sekutu politik presiden baru Rodrigo Duterte, yang belum lama ini membentuk tim pemberantas kejahatan narkoba sesaat setelah pengangkatannya pada bulan Juni 2016 lalu. Presiden Duterte bahkan baru-baru ini telah mengumumkan pemberlakuan hukuman ‘tembak mati’ bagi pengedar narkoba. Dia bahwa menyampaikan bahwa penerapan hukuman ini akan terus berlaku selama masa jabatannya. Langkah ini membuktikan bahwa pemerintah Filipina benar-benar serius dalam menumpas pelaku narkoba.

Tak hanya di Filipina, kontroversi hukuman mati ini juga tengah merebak di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Pro dan kontra terkait hukuman mati sepertinya tak akan pernah usai, namun bagaimana pun itu sebagai warga negara peran utama kita adalah mendukung langkah pemerintah dalam menciptakan tatanan hidup yang lebih baik bagi rakyatnya.

Sumber : CT/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami