Lori

Official Writer
7707


Secara hukum dan keyakinan agama tertentu, praktik pologami atau menikah dengan lebih dari satu pasangan dianggap tak pantas terjadi pada pasangan menikah. Oleh karena itu, sebagian besar pasangan menikah memilih status pernikahan monogami (pernikahan dengan satu pasangan, red).

Dalam sebuah studi yang dilakukan di Universitas of Waterloo menemukan bahwa manusia prasejarah diperkirakan telah mendukung praktik monogami (dan menolak poligami) sejak munculnya beragam penularan penyakit seksual (IMS) serta terjadinya beragam cercaan dari lingkungan sosial.

Hasil studi ini didapatkan setelah melakukan penelitian simulasi evolusi perilaku kawin yang berbeda dalam populasi manusia berdasarkan demografi dan penularan penyakit. Manusia prasejarah yang hidup dengan cara berburu dan hidup dalam komunitas mulai menetap di suatu tempat dan tinggal dalam sebuah lingkungan komunitas yang lebih besar. Dan ternyata peneliti menemukan bahwa kehidupan seksual manusia prasejarah yang sebelumnya poligami menimbulkan penyebaran beragam penyakit seksual seperti gonorrhea, sifilis, dan klamidia. Masalah ini bukan hanya terjadi di masa itu juga, tetapi masih terus terjadi hingga saat ini menjangkiti mereka yang suka bergonta-ganti pasangan.

Ketika penyebaran penyakit semakin menurun, pria yang suka bergonta-ganti pasangan menyebabkan kesuburan pria tersebut menurun.

Itu sebabnya sejak saat itu, nenek moyang manusia mulai memilih praktik monogami atau satu pasangan hidup. Mereka yang menjalani pernikahan monogami bahkan memiliki lebih banyak keturunan, sementara mereka yang terus melakukan poligami menghadapi masalah kesuburan dan berkurangnya keturunan.

Para peneliti juga menemukan alasan lain dibalik praktik monogami, bahwa peran perempuan dianggap sudah mulai meningkat dan memberi dampak dan kontribusi besar dalam sebuah keluarga. Sehingga lambat laun pasangan menikah memilih praktik monogami.

Meskipun hal ini sudah dibuktikan secara ilmiah dan medis, praktik monogami memang sudah sewajarnya menjadi pilihan bagi pasangan menikah. Sebab firman Tuhan menyampaikan pesan yang sama bahwa hendaknya pasangan yang telah dipersatukan oleh Allah harus saling mengasihi sampai maut memisahkan. Jadi, saat pria dan wanita telah dipersatukan Tuhan, tak ada alasan untuk berselingkuh dan menceraikan pasangannya selain daripada dipisahkan oleh maut. Karena apa yang diluar daripada firman Tuhan adalah dosa yang timbul dari keinginan daging. 

Sumber : Menshealth.com/jawaban.com/ls


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Kateryna 10 August 2020 - 18:36:52

Kalo pdt. Danny Krishna Soepangat (GBI TENDEAN Jak.. more..

0 Answer

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Kanan Agustus


7233

advertise with us