Film Let Hope Rise, Kisah Perjalanan Hillsong

Film Let Hope Rise, Kisah Perjalanan Hillsong

Mega Permata Official Writer
8615

Berjudul ‘Let Hope Rise’ garapan Pure Flix menceritakan kisah perjalanan dari band rohani asal Australia, Hillsong United. Film “Hillsong – Let Hope Rise” disutradarai oleh sutradara terkenal, Michael John Warren yang pernah menyutradarai film populer Jay Z “Fade to Black”. Rencananya film “Hillsong – Let Hope Rise” akan dirilis 16 September 2016 di seluruh Australia, seperti dilansir oleh Christianpost.com.

Para pengarah sinematik, menceritakan dan akan membawa pemirsa pada perjalanan band Hillsong, yang dimulai dari sebuah gereja kecil di pinggiran kota Sydney sebagai pelayanan Internasional. Dimana Hillsong memiliki pengaruh kuat dan lagu-lagu yang dinyanyikan hampir 50 juta orang setiap ibadah di Hari Minggu, di seluruh dunia. Lagu-lagu mereka diakui di seluruh dunia dan telah banyak diterjemahkan ke dalam 60 bahasa dan pencapaian penjualan lebih dari 17 juta album.

Michael Scott sebagai kepala produksi sekaligus pendiri rumah produksi Pure Flix, mengatakan, "Hillsong – Let Hope Rise" adalah jauh melebihi cerita dari sebuah film tentang band Rohani Kristen ataupun gereja. Ini benar-benar seperti pengalaman ibadah yang teatrikal. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi kita, sebagai studio, berkomitmen untuk mempengaruhi budaya global untuk bergabung dengan gereja seperti Hillsong,” katanya kepada Christian Post.

Hillsong telah berkembang dari sebuah gereja pinggiran di kota Sydney menjadi sebuah pelayanan Internasional yang merebak luas di kota-kota dan di lima benua. Termasuk kota London, Paris, Sao Paulo, Capetown, Rio De Janeiro dan Phoenix. Di Amerika sendiri, Hillsong sudah dikenal jemaat berkembang di New York dan Los Angeles. Selain itu pelayanan tersebut mencapai lebih dari 100.000 orang tiap minggunya. 

Brian Houston, pendeta senior pendiri Hillsong Church mengatakan, “Kami senang bahwa Pure Flix, produser film rohani ternama di AS, menjadi rekan kami dalam proyek ini. Ini harapan kami bahwa dengan berbagi kedekatan dan penampilan yang real dalam musik dan kehidupan kita, kita bisa memusnahkan praduga tentang apa artinya untuk mengikuti Yesus di dunia serba modern seperti ini," ungkapnya.

Sumber : Christian Post/Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami