Waspada Beredarnya Uang Palsu

Waspada Beredarnya Uang Palsu

Mega Permata Official Writer
3021

Jelang Hari Raya Umat Islam yaitu Hari Idul Fitri 1437 H seperti saat ini, peredaran uang palsu patut diwaspadai oleh masyarakat karena biasanya peredaran uang palsu selalu mengalami peningkatan. 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara mengungkapkan beberapa trik dipakai pelaku, sehingga uang palsu dapat beredar luas ke masyarakat. “Berdasarkan statistik BI, temuan uang palsu lebih banyak ketika jumlah uang yang beredar di masyarakat meningkat,” ucapnya, seperti dikutip dari liputan6.com, Senin (4/7).

Ronald Waas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia juga menghimbau masyarakat Indonesia untuk waspada. Pasalnya peredaran uang palsu sering terjadi di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Makasar dan kota besar lainnya. 

“Contoh itu terakhir penemuan uang palsu 18 ribu lembar di Taman Mini pada bulan lalu, pelakunya sudah ditangkap,” kata Ronald. Untuk itu Ronald mengaku BI akan terus meningkatkan komunikasi dan kerjasamanya dengan pihak Kepolisian dan Pengadilan yang memberikan efek jera bagi para pelaku.

Tirta mengaku bahwa peredaran uang palsu tahun ini menurun jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. “Tahun ini sudah jauh berkurang, hanya lima lembar per satu juta lembar uang asli, dibanding tahun lalu mencapai 21 lembar per juta. Tahun-tahun sebelumnya hanya antara 8-11 lembar per satu juta,” terangnya.

Walaupun begitu BI akan tetap memberantas pelaku-pelaku dan tanggap perihal peredaran uang palsu. “Memang kecil sekali. Tapi sekecil apa pun, BI tetap concern adanya uang palsu, karena merugikan masyarakat,” tuturnya. Untuk itu tetap waspada dengan beredarnya uang palsu dan bila Anda berkeinginan untuk menukarnya sebaiknya di tempat yang aman seperti Bank.

Sumber : liputan6.com/jawaban.com/em
Halaman :
1

Ikuti Kami