8 Ciri Gereja Sebagai Tubuh Kristus yang Sejati

8 Ciri Gereja Sebagai Tubuh Kristus yang Sejati

Lori Official Writer
20497

Seperti kita ketahui bersama, gereja saat ini tengah mengalami krisis jati diri. Banyak gereja yang mulai berpaling dari firman Tuhan dan beralih untuk mengejar kesenangan dunia. Mereka tersandung dan jatuh. Lalu bagaimana seharusnya gereja yang benar itu?

Berikut 8 ciri gereja sebagai tubuh Kristus yang sejati, seperti disampaikan penginjil senior Billy Graham:

1. Gereja adalah milik Yesus

Yesus adalah pendiri gereja yang sesungguhnya. Dialah yang menjadi fondasi atau dasar bangunan gereja (Efesus 2: 20). Gereja bukan milik pendeta atau jemaat, tetapi milik Kristus sendiri. Gereja adalah kediaman Tuhan di bumi; tubuh Kristus yang ditandai melalui jemaat gereja. Kita tidak punya hak untuk membawa cara dunia ke dalam gereja-Nya.

2. Yesus mati bagi gereja

Dalam Kolose 1: 18 dikatakan, “Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.” Jika kita menelaah aktivitas gereja saat ini, apakah Kristus benar-benar ditempatkan sebagai kepala gereja? Orang-orang percaya harus mencerminkan Kristus dalam segala hal. Itulah tanggung jawab dan hak istimewa yang diberikan kepada kita.

3. Gereja dibangun di atas dasar firman

Banyak gereja saat ini yang mulai lupa untuk bertanya terlebih dahulu kepada Tuhan sebelum melakukan sebuah program atau kegiatan. Misalnya buletin gereja yang justru seringnya berisi program besar yang begitu minim menekankan pada firman Tuhan. Tuhan tidak membangun gereja untuk memenuhi keinginan jemaat-Nya. Tetapi Tuhan meniupkan kehidupan ke dalam gereja untuk belajar, mewartakan, dan menjalankan kebenaran-Nya (baca Yudas 1: 20).

4. Gereja adalah tempat persekutuan

Ketika Yesus membangun gereja, para rasul-rasul diutus untuk mengabarkan injil. Mereka juga bergabung dalam persekutuan, berdoa dan melakukan Perjamuan Tuhan bersama (Kisah Para Rasul 2: 42). Bagi mereka persekutuan tersebut adalah cerminan dari persekutuan di surga.

5. Gereja berperan untuk mengabarkan kebangkitan dan kedatangan Yesus Kristus

Sebagai saksi-saksi Kristus, para rasul kerap meneriakkan tentang ‘kekacauan dunia’ (Kisah Para Rasul 17:6). Apakah gereja saat ini juga melakukan tindakan radical seperti itu? Atau apakah gereja malah sudah terseret dalam kenyamanan, seperti jemaat di Laodikia, dimana Tuhan menegur mereka dan berkata, “Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku” (Wahyu 3: 16).

6. Misi gereja adalah membuat Yesus dikenal dunia

Salah satu misi besar setiap gereja adalah memobilisasi jemaatnya untuk melakukan pekerjaan pemberitaan injil. Melalui jemaatnya, Allah ingin memakai setiap mereka untuk menjadi saksi bagi Dia dimanapun dan apapun yang jemaat gereja lakukan.

7. Gereja harus siap menghadapi penganiayaan  

Tugas gereja lainnya adalah untuk siap sedia mengenakan baju zirah kebenaran, perisai iman, ketopong keselamatan dan pedang Roh untuk memberitakan injil. Dan gereja harus menyadari bahwa pertempuran ini bukanlah milik kita, tetapi milik Allah (2 Tawarikh 20: 15).

8. Gereja adalah mempelai Kristus

Yang disebut dengan mempelai adalah pengantin. Hari yang mulia akan datang ketika Mempelai Pria kita, yaitu Yesus Kristus datang menjemput kita sebagai Mempelai Wanita. Dia akan mengumpulkan seluruh orang percaya dan menjadi Raja atas segala raja untuk selamanya. Para malaikat akan bernyanyi, sangkakal akan bergema; umat Allah akan menuji dan menyembah sang Penebus. “Bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. (Efesus 3: 21)”.

Sumber : Crosswalk.com/jawaban.com/ls

Ikuti Kami