Lori

Official Writer
5036


Masih sedikit yang barang tentu mengetahui bahwa negara Ethiopia ternyata menyimpan sejarah kekristenan yang sangat penting. Berdasarkan kisah sejarahnya, sejumlah besar imam Bait Suci Yerusalem hijrah bersama iring-iringan kerajaan Ethipia, dan dalam rombongan itu dibawalah Tabut Perjanjian. Hingga sekarang, tabut itu tersimpan di Gereja Ortodoks Perawan Maria di Sion, di kota Aksum (Axum), jauh di sebelah utara kota Addis Ababa. 

Catatan mengenai perjalanan panjang Tabut Perjanjian itu sendiri terdapat dalam kitab penting berjudul Kibre Nagast, yang berarti “Kemuliaan Raja-raja.” Buku aslinya terdapat di biara Debre Damo, sebuah biara yang terletak di atas pegunungan di daerah Tigray, Ethiopia Utara; untuk mencapainya, seorang pengunjung harus diikat dengan tali dan ditarik dari atas oleh para biarawan. Dan, daerah ini hanya diperuntukkan bagi kaum laki-laki.

Bagaimana Kekristenan dapat masuk ke Ethiopia diduga ada hubungannya dengan sida-sida dari Ethiopia yang dibaptis oleh diaken Filipus (Kisah Para Rasul 9). Namun, tidak pernah ditemukan jejak-jejak catatan ataupun kenangan dari para pendahulu Gereja Orthodoks tentang kiprah penginjilan sang sida-sida. Yang paling jelas adalah kesaksian Frumentius di abad ke-4 M., seorang Orthodoks Koptik yang menjadi budak untuk kerajaan Ethiopia. Dari kesaksiannya secara verbal dan gaya hidupnya, banyak orang yang dibawa kepada Kristus. Kemudian, dia menghubungi uskup di Aleksandria, Mesir, untuk mengirimkan pemimpin Kristen ke Ethiopia. Atas keputusan Uskup Aleksandria, yaitu Athanasius Agung, Frumentius ditahbiskan sebagai uskup bagi Gereja Ethiopia. Itulah sebabnya, Frumentius sangat dihormati dan dikenang, sehingga di dalam semua gereja Orthodoks Ethiopia, terdapat ikon St. Frumentius bersandingan dengan St. Athanasius Agung.

Rata-rata gereja kuno yang ada di Ethiopia terbuat dari Granit utuh yang kebanyakan berada di provinsi Tigray. Salah satu yang terkenal adalah Gereja St. Giorgis (George) di Lalibela yang berumur 900-an tahun. Gereja dengan penampang arsitektur salib, yang dibangun dengan cara menggali dan menatah batu granit besar utuh, dengan hiasan fresco dan ikon yang indah di dalamnya.

Seperti diberitakan Daily Mail, keindahan gereja-gereja kuno ini berhasil diabadikan seorang fotografer bernama Asher Svidensky. Dia tak hanya mengabadikan paras gereja kuno tetapi  juga kehidupan yang bergulir di sekitarnya. Untuk menuntaskan misi tersebut, lelaki berusia 26 tahun itu menghabiskan waktu selama 10 hari di area terisolasi tersebut.

Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com/ls


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7241

Banner Mitra Juli 1-2