Suamimu Bukan Satria Baja Hitam

Suamimu Bukan Satria Baja Hitam

daniel.tanamal Official Writer
3745


Jika Anda hampir gila gara-gara tidak bisa memenuhi tuntutan pasangan, Anda tidak sendiri. Jika Anda pernah mau minggat lantaran tidak tahan hidup dengan pasangan yang selalu menuntut Anda untuk berubah, anda punya banyak teman, salah satunya bang Toyib.

Bagi para suami yang sedang strees dan merasa gagal karena tidak bisa mengikuti keinginan pasangan, tolong dengar atau baca syair lagunya Chrisye ini"Aku tau ku takkan bisa menjadi sperti yg engkau minta. Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba menjadi sperti yg kau minta."

Dalam hukum kedua pernikahan bahagia tertulis "Janganlah berusaha mengubah pasangan Anda". Karena cinta sejati selalu dimulai dengan mengijinkan pasangannya menjadi dirinya sendiri. Itulah sebabnya menuntut perubahan selalu menjadi biang pertengkaran. "Kapan kamu akan berubah?" Atau "Kamu memang tidak pernah berubah." Kabar buruk buat suami/isteri yang selalu menuntut perubahan, Anda sebentar lagi akan masuk rumah sakit jiwa. Tidak mungkin Anda mengubah pasangan Anda. Berubah tidak semudah membalik telapak tangan. Mengapa orang enggan berubah, karena perubahan selalu mengganggu rasa aman. Satu satunya orang yang bisa berubah dalam waktu cepat adalah "Satria Baja Hitam".

Anda tidak punya kontrol atas kehidupan orang lain, termasuk pasangan Anda. Satu satunya orang yang bisa Anda kontrol seratus persen adalah diri Anda sendiri. Karena itu ubahlah dirimu sendiri dulu, maka yang lain akan ikut berubah. Ada hukum rohani yang mengatakan "ketika saya berubah, maka semua yang lain di sekitar saya akan ikut berubah." Kalau tidak percaya cobalah memulainya. Anda yang selama ini terkenal sebagai ayah yang pelit, coba berbagi rejeki dengan anak dan isteri, maka wajah mereka langsung akan berubah. Iya khan?

Menuntut pasangan hidup untuk menjadi seperti yang Anda minta bisa memudarkan cinta dan merusak hubungan. Kalau begitu langkah yang paling aman adalah mengubah diri sendiri. Ada seorang ibu yang hidupnya habis untuk kegiatan kerohanian sampai lupa tanggung jawab rumah tangga, akibatnya suami selalu marah marah setiap pulang kantor. Maklum, rumah terkesan berantakan dan kotor, masak makanan asal asalan, penampilan anak-anak seperti gelandangan.

Suatu hari ia sadar akan kesalahannya, ia ingin mengubah suasana hubungan dengan suaminya dengan cara mengubah diri menjadi isteri yang bertanggung jawab. Ia masak dengan baik, rumah menjadi rapi dan bersih. Dan tidak menunggu waktu yang lama suami menjadi jarang marah, lebih bahagia, dan keharmonisan terjaga. "Ketika aku berubah, semua yang di sekitarku akan ikut berubah." Cobalah sekarang juga...




Sumber : Penulis adalah Pdt Paulus Wiratno (diedit seperlunya tanpa mengurangi atau menambah maksud penulisan, oleh Daniel Tanamal - Jawaban.com)
Halaman :
1

Ikuti Kami